Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olah Raga telah menetapkan 68 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas dalam upacara hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu (17/8/2016) nanti.
Nama-nama Paskibraka ini dikeluarkan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemuda setelah diseleksi oleh tim penilai dari seluruh Indonesia.
Siang ini, pukul 14.00 Wib Presiden Joko Widodo mengukuhkan 68 Paskibraka di Istana Negara. Semua anggota Paskribaka tampak sudah berbaris berjajar menunggu upacara pengukuhan.
Berikut nama-nama yang lolos menjadi Paskibraka Nasional 2016:
1.Aceh: Rayhan Aditya Ramadhan
2. Aceh: Cut Aura Maghfirah Putri
3. Sumatera Utara: Arsy Ardan Lubis
4. Sumatera Utara: Fitri Faujiah
5. Sumatera Barat: Muhammad Fachri
6. Sumatera Barat: Janatun Maqwa
7. Riau: M. Elzi Febriantino
8. Riau: Dinda Kamia Evkha Putri
9. Kepulauan Riau: Achmad Aridkara
10. Kepulauan Riau: Fionna Sharleen
11. Jambi: Aldi Trikurniawan
12. Jambi: Sheila Roespinanda
13. Sumatera Selatan: Tri Wahyu Hambrata
14. Sumatera Selatan: Jennifer Gresyana Soputan
15. Bangka Belitung: Muhammad Ridho Agung
16. Bangka Belitung: Andrea Nuzulia
17. Bengkulu: Ilham Massaid
18. Bengkulu: Tasya Nabilah
19. Lampung: Ridho Ardiansyah
20. Lampung: Sahara Nugra Diani
21. DKI Jakarta: Amarik Fakhri Marliansyah
22. DKI Jakarta: Nilam Sukma Pawening
23. Jawa Barat: Alldi Padlyma Allamurochman
24. Jawa Barat: Gloria Natapradja Hamel
25. Banten: Muhammad Aditya Ersyah Lubis
26. Banten: Audrey Gabriella Yudiono Putri
27. Jawa Tengah: Stanley Otniel Nagatan
28. Jawa Tengah: Tabriza Aqila Taqiyya
29. D.I Yogyakarta: Muhamad Rival Hidayat
30. D.I Yogyakarta: Adinda Awliya
31. Jawa Timur: Moch. Alvin Faruq Asshegaff
32. Jawa Timur: Melinnia Hilda Mareta
33. Bali: Komang Arya Ananta, S.P
34. Bali: A.A. Sg. Saviti Mahawishwa Karmani
35. Nusa Tenggara Barat: Biyan Kamaruzzaman
36. Nusa Tenggara Barat: Loly Marissa Pratami
37. Nusa Tenggara Timur: Daniele Parlindungan Kause
38. Nusa Tenggara Timur: Betrik Priscilla Fernandez
39. Kalimantan Barat: Muhammad Akbar
40. Kalimantan Barat: Nazya Martha
41. Kalimantan Tengah: Bima Arivaza Danurahman
42. Kalimantan Tengah: Bela Ananda Anugrahni
43. Kalimantan Selatan: Abu Assadiki Ujudillah
44. Kalimantan Selatan: Lawrenza Fifiyen Gafuri
45. Kalimantan Timur: Gery Yulisan Ramadhan
46. Kalimantan Timur: Jeanne Rahmawati Sari
47. Kalimantan Utara: Wahyu Brata
48. Kalimantan Utara: Musvika
49. Sulawesi Utara: Reyvelino Sasiang
50. Sulawesi Utara: Krisan Valerie Sangari
51. Sulawesi Barat: Chandra Gunawan
52. Sulawesi Barat: Ade Yuliana Iswan
53. Sulawesi Tengah: Ahmad Syaifullah Said
54. Sulawesi Tengah: Lvana Bianti Lumanga
55. Sulawesi Tenggara: Syukran Maulana
56. Sulawesi Tenggara: Beatrix Tinduka
57. Sulawesi Selatan: Andi Tendri Sumpala
58. Sulawesi Selatan: Almira Bellinda P
59. Gorontalo: Rahmat Duhe
60. Gorontalo: Febiola Rauf
61. Maluku: Laurensius G.R. Rentanubun
62. Maluku: Ayu Astria Umalekhoa
63. Maluku Utara: H. Argo Widyantama
64. Maluku Utara: Kartika Ridwan
65. Papua Barat: Daniel D.H. Sayori
66. Papua Barat: Fifia Filafani Irjouw
67. Papua: Arnaldi Doncorys Waroy
68. Papua: Manasena Susana Gibannebit Giban
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!