Suara.com - Menteri BUMN Rini Sumarno membantah memiliki dua kewarganegaraan, meski dia lahir di Amerika Serikat.
"Ah ngomong opo? Ada lagi. Memang saya lahir di Amerika Serikat, itu betul. Tapi bukan berarti saya punya kewarganegaraan (AS), gitu lho," kata Rini di DPR, Selasa (16/8/2016).
Amerika Serikat menganut Ius Soli yang berarti orang yang lahir di sana otomatis menjadi warga negaranya. Tetapi menurut Rini, hal itu dikembalikan kepada pribadi masing-masing.
"Otomatis kalau diteruskan untuk jadi. Kalau nggak kan ya nggak jadi (warga negara Amerika Serikat)," katanya.
Isu dwi kewarganegaraan menjadi topik utama dalam beberapa hari terakhir. Berawal dari kasus Arcandra Tahar yang baru ketahuan berkewarganegaraan ganda, AS dan Indonesia, setelah hampir sebulan jadi Menteri ESDM.
Akhirnya, Presiden Joko Widodo memberhentikannya, karena Indonesia tidak mengakui kewarganegaraan ganda.
Setelah itu muncul kasus baru lagi, calon anggota Paskibraka asal Depok, Jawa Barat, Gloria Natapradja Hamel, tak jadi dikukuhkan untuk bertugas di Istana Merdeka pada HUT RI ke 17 karena status kewarganegaraannya dipertanyakan. Ayahnya warga Prancis dan ibunya WNI.
Berita Terkait
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Muncul Wacana Dwi Kewarganegaraan Indonesia, Begini Respons Menkumham
-
Biaya Membengkak Rp27 Triliun, Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Pernah Puji China Terkait Kereta Cepat
-
Aturan Baru, Anak Kawin Campur Kini Dapat Status Dua Kewarganegaraan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan