Suara.com - Pebulu tangkis nomor satu dunia dari Malaysia, Lee Chong Wei, kembali gagal meraih medali emas Olimpiade 2016 di Riocentro, Rio de Janeiro, Sabtu (20/8/2016) setelah kalah dari tunggal putra Cina, Cheng Long, di laga final.
Lee, yang juga gagal meraih medali emas di dua olimpiade sebelumnya, takluk hanya dalam dua set oleh Chen. Ia kalah dengan skor 18-21 dan 18-21. Lee harus puas membawa pulang medali perak saja.
Perjalanan Lee menuju final sebenarnya sangat meyakinkan. Ia di semifinal berhasil mengalahkan unggulan lain asal Cina, Lin Dan.
Di partai puncak sendiri, Lee seperti gagal mencapai klimaks. Tampil dengan pukulan-pukulan variatif, Lee justru lebih banyak melakukan kesalahan sendiri, sehingga Chen Long dapat mengimbanginya sejak game pertama, bahkan menang dengan skor 21-18.
Game kedua perburuan angka makin ketat, namun Chen Long tetap memimpin dan akhirnya sebuah pukulan Lee Chong Wei yang keluar, memastikan medali emas untuk tunggal putra China tersebut.
Kegagalan Lee juga memastikan Malaysia gagal mendulang emas dari cabang bulu tangkis, setelah pasangan ganda campurannya takluk oleh jawara Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir pada pekan ini.
Adapun medali perunggu di nomor tunggal putra diraih oleh pebulu tangkis Denmark, Victor Axelsen yang berhasil mengalahkan Lin Dan dalam laga tiga set dengan skor 15-21, 21-10, dan 21-17.
Final tunggal putra Olimpiade ke-31 di Rio de Janeiro , Brazil, tersebut merupakan partai pamungkas cabang bulu tangkis di pesta olahraga sejagat itu.
Berita Terkait
-
Butuh Perubahan Besar, Lee Chong Wei Kecewa Berat Lihat Bulu Tangkis Malaysia
-
Dinilai Tak Menghormati Lee Chong Wei, Taufik Hidayat Diamuk Warganet Malaysia
-
Rivalitas Taufik Hidayat dan Lee Chong Wei, Bersaing Sejak Masih Pegang Raket
-
Mengenal Apa Itu BWF Hall of Fame, Taufik Hidayat Protes karena Lee Chong Wei Masuk
-
Profil Taufik Hidayat, Legenda Bulu Tangkis Indonesia yang Dihujat BL Malaysia Karena Kritik Lee Chong Wei
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu