Suara.com - Dua mahasiswa asal Indonesia ditahan oleh aparat berwenang pemerintah Turki. Mereka dicurigai terlibat dalam gerakan kudeta bersama kelompok Gulen terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Menanggapi hal itu, wakil ketua DPR Fahri Hamzah berharap agar pemerintah Indonesia segera melakukan diplomasi dengan pemerintah Turki agar sejumlah mahasiswa tersebut segera dibebaskan.
"Kita harus menjalankan diplomasi kenegaraan dengan baik untuk meminta agar mahasiswa itu di lepas dan dibebaskan," kata Fahri di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/8/2016).
Bukan cuma itu, Fahri juga meminta supaya pemerintah Indonesia menjamin kepada pemerintah Turki bahwa mahasiswa asal Indonesia itu tidak akan terlibat dengan gerakan Gulen.
"Kita berjanji kepada mereka bahwa anak-anak ini, anak bangsa Indonesia nggak akan ikut dan terlibat kepada Gulen dan sebagainya itu," ujar Fahri.
Menurut Fahri, sejauh ini hubungan Indonesia dan Turki baik-baik saja. Termasuk dalam kerjasama pertukaran pelajar. Sebab itu, persoalan ini harus segera diselesaikan supaya tidak merusak hubungan yang terlanjur baik kedua negara.
"Sebearnya kita ini sekarang, intensitas dengan Turki sekarang terkait pertukaran mahasiswa. Mereka yang kuliah di Indonesia dan kita yang sekolah di Turki, itu lagi intensif banyak begitu," tutur Fahri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Cerita Warga Terjebak di Lantai 9: Gempa Venezuela Mengerikan dan Menakutkan
-
Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela
-
Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira
-
Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana
-
Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan
-
Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan