Suara.com - Atlet-atlet musim perempuan ini patut diacungi jempol. Mereka mampu mencetak sejarah dalam Olimpiade di Rio de Janeiro 2016.
Siapa saja mereka? Dan apa saja yang mereka capai?
berikut ulasannya seperti dikutip Mic:
1. Dalilah Muhammad (Pelari)
Dalilah uhammad menjadi perempuan muslim Amerika Serikat pertama yang meraih emas Olimpiade. Dia meraih emas usai menjuarai aletik 400 meter.
2. Majlinda Kelmendi (Judo)
Majlinda Kelmendi asal Kosovo meraih emas setelah mengalahkan pejudo Italia, Odette Giuffrida, pada babak final kelas 52 kilogram. Dia adalah salah satu atlet yang mewakili Kosovo untuk kali pertama pada Olimpiade.
3. Aliya Mustafina (Senam)
Gadis belia asal Rusia ini berhasil meraih perunggu dari cabang senam lantai individual putri. Pada Olimpiade pertamanya di London (2012), ia berhasil menyabet empat medali. Mustafina merupakan keturunan Muslim melalui ayahnya, yang juga memenangkan medali Olimpiade di gulat Greco-Roman di 1976 Olimpiade di Montreal.
4. Maria Stadnik (Pegulat)
Atlet asal Azerbaijan ini meraih medali perak untuk cabang gulat perempuan kelas 48 kilogram perempuan.
5. Zhazira Zhapparkul (Angkat Besi)
Atlet berusia 22 tahun ini memenangkan medali perak untuk cabang angkat besi nomor 69 kilogram.
6. Sri Wahyuni Agustiani (Angkat Besi)
Sri Wahyuni atlet asal Indonesia meraih perak untuk cabang angkat besi kelas 48 kilogram.
7. Ibtihaj Muhammad (Anggar)
Ibtihaj Muhammad menjadi atlet perempuan Amerika pertama yang mengenakan hijab. Dia meraih perunggu cabang anggar.
8. Sara Ahmed (Angkat Besi)
Sara Ahmed menjadi perempuan Mesir pertama yang berdiri di podium Olimpiade. Sara memenangkan medali perunggu cabang angkat besi kelas 69 kilogram.
9. Kimia Alizadeh Zenoorin (Taekwondo)
Kimia Alizadeh menjadi perempuan Iran pertama yang memenangkan medali Olimpiade. Ia meraih medali perunggu untuk cabang taekwondo kelas 57 kilogram.
10. Ines Boubakri (Anggar)
Ines Boukbari meraih medali perunggu pertama untuk cabang anggar kategori individual perempuan bagi benua Afrika. Kemenangan ini juga menjadikannya atlet Tunisia pertama yang memenangkan medali Olimpiade. [Rinaldi Aban]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Amankan FIFA Series 2026 di GBK: Ribuan Personel Jaga Ketat Ring 1 hingga Jalur Kedatangan
-
Usai Blusukan, Prabowo Perintahkan Pembangunan Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel Senen
-
DLH DKI Tutup Tempat Penampungan Sampah Sungai di TPU Tanah Kusir, Dialihkan ke TB Simatupang
-
WFH 1 Hari Sepekan, Ojol Terbelah: Driver Jakarta Cemas Pendapatan Turun, Depok Santai
-
15 Butir Rencana Damai Trump: Apa Saja Isinya dan Mengapa Iran Menolak?
-
Gugat Meta dan YouTube soal Kecanduan Medsos, Perempuan Ini Tuntut Rp100 M
-
5 Aksi Dasco Jadi Jangkar Legislasi hingga Persatuan Nasional di Bulan Maret 2026
-
Santunan Kecelakan Lebaran Tembus Rp11 Miliar, Pemotor Jadi Korban Terbanyak!
-
Bayang-bayang Perang Timur Tengah Ancam Harga BBM, Ojol Ketar-ketir
-
Beredar Surat Panggilan Palsu, KPK Minta Masyarakat Waspada Penipuan