Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menghadiri malam resepsi hari ulang tahun Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia yang ke 22 di Hotel Sari Pan Pasific, Thamrin, Jakarta, Jumat (26/8/2016).
Dalam sambutannya, Rudi mengatakan Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama dan budaya. Oleh karena itu semua harus saling menjaga keberagaman.
"Keberagaman itu bagi Indonesia suatu keniscayaan. Negeri ini terdiri dari berbagai suku agama, budaya. Kita harus jaga keberagaman ini," ujar Rudi dalam sambutannya, di Hari ulang tahun Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia yang ke 22 di Hotel Sari Pan Pasific, Thamrin, Jakarta, Jumat (26/8/2016).
Rudi merujuk pidato Presiden Soekarno pada 1 Juni 1945 yang mengatakan bahwa kemerdekaan itu harus dirasakan oleh semua kalangan.
"Sebetulnya apa yang kita cari, apa yang kita mau di kemerdekaan inim Apakah merdeka hanya kelompok seseorang saja atau nasionalis atau yang beragama saja?tidak. Merdeka itu buat kita semua," katanya.
Lebih lanjut, Rudi berharap organisasi seperti AJI bisa terus menghormati dan menjaga keberagaman. Ia pun menyampaikan ucapan ulang tahun kepada AJI Indonesia.
"Pada tahun 1964 Bung Karno katakan biarlah Kenanga, Cempaka, Melati, tumbuh di Taman Sari. Saya berharap biarlah semua keberagaman, tapi saling menghormati, kita pupuk sama-sama dan tumbuh di Taman Sari. Saya berharap Taman Sari itu adalah AJI. Mudah kita tetap jaga Taman Sari ini tetap tumbuh. Dirgahayu AJI Ke 22,"ungkapnya.
Dalam acara tersebut hadir pula Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal polisi Boy Rafli Amar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China