Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menerapkan sistem plat nomor ganjil genap di Jakarta pada Selasa esok (30/8/2016). Nantinya pihak kepolisian akan menilang pengemudi mobil yang melanggar aturan tersebut.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berharap dengan penerapan sistem tersebut banyak pengendara yang melanggar.
"Ya mudah-mudah banyak yang melanggar, langsung tilang, slip biru Rp 500 ribu lumayan. Kalau seribu mobil, Rp 500 juta sehari," ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (29/8/2016).
Ahok mengatakan sistem ganjil genap lebih baik dibandingkan sistem 3 in one. Namun menurutnya, sistem Elektronic Pricing Road (ERP) akan lebih efektif dalam mengurangi kemacetan di Jakarta.
"Bagus, lebih baik dari three in one, tapi tidak sebaik, seefektif yang ERP (Elektronic Pricing Road,") katanya.
Mantan Bupati Belitung Timur menegaskan, sistem plat nomor ganjil genap akan terus diberlakukan hingga tahun 2017, setelah ERP bisa berfungsi.
"Sampai ERP terpasang, tahun depan bisa berfungsi,"ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam