Suara.com - Presiden Joko Widodo memanggil Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi ke Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/9/2016) siang. Ken mengaku tidak tahu alasan pemanggilannya.
"Saya belum tahu, dipanggil Presiden ya saya datang saja," kata dia kepada wartawan di komplek Istana Kepresidenan saat hendak menghadap Jokowi.
Ken bercerita baru saja sembuh dari sakit yang ia alami beberapa waktu lalu. Ia pun sempat bercanda bahwa dirinya terkena penyakit tifus karena TA, namun bukan Tax Amnesty.
"Sudah sembuh, saya cuma kena penyakit TA kemarin, alias tifus saja," ujar dia.
Beberapa menit sebelum Ken, datang lebih dulu Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat bersama Anwar Usman, Wakil Ketua MK. Namun Arief membantah kedatangannya juga akan membahas uji materi Undang-Undang Tax Amnesty yang tengah berperkara di MK.
"Tidak, kami tidak berbicara dengan hal-hal yang berhubungan dengan itu (UU Tax Amnesty yang tengah berperkara), kan tidak boleh itu," tutur dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP