Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Tenggara memastikan bahwa jalur pendakian ke arah Gunung Soputan tidak ditutup. Pengunjung pun tidak dibatasi meski gunung itu bestatus siaga.
"Kami pastikan untuk pendakian ke arah Gunung Soputan tidak ditutup atau dibatasi kunjungannya," kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Erick Manaroinsong di Ratahan, Kamis (8/9/2016).
Dia menyebutkan pihaknya tidak mengeluarkan peringatan bagi para pendaki untuk melakukan aktifitas di sekitaran gunung, sebelum berkoordinasi dengan pos pemantau gunung api yang berada di Kecamatan Silian.
"Setiap peringatan yang kami keluarkan itu berdasarkan informasi dari pos pemantau, namun sampai sekarang tidak ada pemberitahuan," ujar Erick.
Dia menambahkan saat ini untuk status Gunung Soputan berada pada siaga level II, dan belum ada perubahan status.
"Sekarang statusnya belum ada perubahan, maka kita tidak memberikan peringatan bagi masyarakat untuk melakukan pendakian," katanya.
Lebih lanjut kata Erick pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak pos pemantau gunung untuk memastikan kondisi yang terjadi.
"Kita akan terus memantau dan memberikan informasi kepada masyarakat jika ada perubahan status dari Gunung Soputan," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?