Suara.com - Mahkamah Agung Italia pada pekan ini memutuskan bahwa masturbasi atau onani di ruang publik bukanlah kejahatan, selama aksi memuaskan diri sendiri itu tak dilakukan di hadapan anak-anak.
Putusan itu diutarakan oleh Mahkaham Agung Italia ketika mengadili kasus yang melibatkan seorang lelaki berusia 69 tahun berinisial PL. Ia tertangkap bermastrubasi di hadapan sejumlah mahasiswi di Universitas Catania, Sisilia.
PL didakwa pada Mei 2015 dan setelah menjalani sidang di pengadilan lebih rendah ia dihukum penjara selama tiga bulan. Ia juga dihukum membayar denda sebesar 3.200 euro atau sekitar Rp47,3 juta.
Akan tetapi pengacara mengajukan banding ke Mahkamah Agung Italia yang mengeluarkan keputusannya pada Juni, meski baru diungkap ke publik pekan ini. Dalam putusannya para hakim agung memutuskan bahwa masturbasi di depan umum, selama tidak di lihat oleh anak-anak, bukanlah kejahatan.
Alhasil Mahkamah Agung Italia membatalkan hukuman PL dan kasusnya dikembalikan ke pengadilan lokal Catania.
Adapun masturbasi di tempat umum di sebagian negara di dunia termasuk dalam tindakan kriminal yang lazimnya dihukum dengan kurungan penjara selama bertahun-tahun. (CNN/The Independent)
Tag
Berita Terkait
-
Viral Sopir Angkot di Grogol Ketahuan Onani di Dalam Mobil, Langsung Kabur Usai Dipergoki Warga
-
Viral Perempuan Muda Masturbasi Saat Tepergok Mencuri, Pura-Pura Jadi ODGJ
-
Apakah Onani Membatalkan Puasa Ramadan? Ini Penjelasan Ulama
-
Kronologi 2 Lelaki Janjian Masturbasi Bersama di TransJakarta, Dikira Bocoran AC
-
Diduga Masturbasi di Bus TransJakarta, Dua Penumpang Diperiksa Polisi
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel