Suara.com - Ketua DPP Forum Komunikasi Anak Betawi, Nachrowi Ramli melihat ada indikasi masalah kejiwaan yang dialami oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ia meminta, hasil pemeriksaan kejiwaan Ahok diungkap ke publik.
"Sanggupkah kita menggugat? Yang digugat ini (Ahok) orang gila atau bukan? Ini kita tanya ke Haji Lulung. Ada rahasia negara katanya soal kesehatan," kata Nachrowi dalam diskusi bertema Indonesia Menggugat, Jakarta Menggugat, di Gedung Joang, Cikini, Jakarta Pusat (15/9/2016).
Nachrowi bertanya kepada para peserta diskusi, terkait dengan boleh dan tidaknya hasil pemeriksaan kejiwaan seorang calon pejabat negara diungkap ke publik.
"Boleh nggak calon pejabat dicek hasil psikotestnya? Mestinya boleh, sebab ini calon pejabat negara," ujar Nachrowi.
Kecurigaan Nachrowi berangkat dari pengamatannya selama ini terhadap sikap-sikap reaktif yang sering ditunjukkan Ahok.
"Coba lu cek, dikit-dikit marah, dikit-dikit nunjuk orang, dikit-dikit cari kambing hitam. Jadi digugat dulu, kita plototin dia ntar, hasil tesnya kayak apa ni? Sebab ada informasi dia deket-deket ke arah situ (gila)," kata Nachrowi.
"Dia seneng kalau lihat orang lain sengsara. Coba? kan nggak normal," Nachrowi menambahkan.
Menurut Nachrowi, tidak semestinya hasil pemeriksaan kejiwaan calon pejabat negara disembunyikan dari publik, jika hal itu meresahkan publik.
"Dilindungin katanya karena rahasia negara. Saya orangnya yang melindungi rahasia negara. 34 tahun saya dulu. Ada pengecualian, jika seseorang atau rahasia itu membahayakan orang banyak, boleh dibuka," kata Nachrowi.
"Karena rahasia itu, ada sangat rahasia, rahasia, rahasia jabatan, dan rahasia terbatas. Yang mana ini? Makanya gugat dulu, pantea nggak ini? Kalau seperti itu kita yang repot," Nachrowi menambahkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali