Suasana kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta, (26/10). [suara.com/Bagus Santosa]
Sore ini, kader PDI Perjuangan berkumpul di rumah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta. Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat juga diundang. Pertemuan ini beberapa jam menjelang pengumuman pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung partai berlambang banteng moncong di pilkada Jakarta periode 2017-2022.
Menurut pengamatan Suara.com, Ahok datang dengan menumpang mobil Land Cruiser nomor polisi B 1966 RFR sekitar pukul 17.27 WIB.
Ahok terlihat mengenakan baju batik coklat. Setelah turun dari mobil, dia langsung masuk ke dalam rumah Megawati.
Selain Ahok dan Djarot, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto, kemudian Bambang D. H, dan sejumlah kader PDI Perjuangan yang kini duduk di kabinet juga datang. Di antaranya, Pramono Anung, Puan Maharani.
Ketika baru tiba tadi, Djarot mengatakan belum bisa memberikan pernyataan kepada wartawan mengenai siapa yang akan diusung PDI Perjuangan.
"Belum bisa komentar karena masih belum (diputuskan). Akan koordinasi dulu seperti apa, sabar dong," ujar Djarot.
Menurut pengamatan Suara.com, Ahok datang dengan menumpang mobil Land Cruiser nomor polisi B 1966 RFR sekitar pukul 17.27 WIB.
Ahok terlihat mengenakan baju batik coklat. Setelah turun dari mobil, dia langsung masuk ke dalam rumah Megawati.
Selain Ahok dan Djarot, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto, kemudian Bambang D. H, dan sejumlah kader PDI Perjuangan yang kini duduk di kabinet juga datang. Di antaranya, Pramono Anung, Puan Maharani.
Ketika baru tiba tadi, Djarot mengatakan belum bisa memberikan pernyataan kepada wartawan mengenai siapa yang akan diusung PDI Perjuangan.
"Belum bisa komentar karena masih belum (diputuskan). Akan koordinasi dulu seperti apa, sabar dong," ujar Djarot.
Setelah mengumumkan nama pasangan, PDI Perjuangan akan mendaftarkan mereka ke KPUD, besok, atau hari pertama pembukaan pendaftaran.
Sementara itu, Partai Gerindra dan koalisi saat ini masih mematangkan persiapan untuk mengumumkan pasangan calon. Rencananya, akan diumumkan pada Jumat (23/9/2016) atau pada hari terakhir pendaftaran calon di KPUD DKI Jakarta.
Komentar
Berita Terkait
-
Guntur Romli Singgung Pernyataan JK: Jokowi Dinilai Berkhianat ke Banyak Tokoh
-
Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
-
Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung
-
PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda
-
Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai
-
Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat
-
Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan
-
Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi
-
Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM
-
Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital
-
Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat
-
Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo