Sidang lanjutan kasus kematian Wayan Mirna Salihin dengan agenda pemeriksaan saksi meringankan dari terdakwa Jessica Kumala Wongso kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (21/9/2016). Tim kuasa hukum Jessics pun masih mengonfirmasi saksi yang hari ini akan dimintai keteranganya di hadapan Majelis Hakim.
Menurut salah satu kuasa hukum Jessica Hidayat Bostam, hanya baru satu saksi yang terkonfirmasi bakal hadir di sidang ke-23 kasus 'Kopi Maut Mirna'. Bostam pun belum bisa membeberkan mengenai siapa saksi yang akan dihadirkan. Begitu juga mengenai nama atau latarbelakang saksi tersebut juga belum bisa dijelaskan.
"Yang konfirmasi baru satu," kata Bostam melalui pesan elektronik kepada suara.com, Rabu (21/9/2016).
Sidang yang dipimpin Ketua Hakim Majelis Kisworo hingga kini belum juga digelar. Dari pengamatan suara.com, rombongan tim kuasa hukum Jessica hingga pukul 09.35 WIB belum nampak hadir di PN Jakpus. Sementara tim jaksa sudah dahulu tiba dan sudah bersiap di ruang sidang Koesoema Atmadja I.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan