Suara.com - Kriminolog T. B. Ronny Rahman Nitibaskara menilai ketua tim pengacara terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan, terlihat cemas ketika bersitegang dengan tim jaksa penuntut umum di persidangan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ronny merupakan salah satu pakar yang pernah dihadirkan jaksa sebagai saksi ahli kasus Mirna.
"Tidak ada PH (penasihat hukum) itu bentak membentak atau marah. Si Otto cemas juga, orang seperti dia kalau cemas terlihat dari bibirnya. Bibirnya selalu rapat dan kalau ada pertanyaan memojokkan bibirnya dimasukin," kata Ronny dalam jumpa pers di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2016).
Ronny juga menyinggung hasil pemeriksaan kejiwaan Jessica yang disoal tim kuasa hukum. Menurutnya metode yang digunakan sudah sering dipakai untuk wawancara pelaku kasus tindak pidana.
"Mudah-mudahan Pak Otto tak memikirkkan kalau saya gunakan ilmu perdukunan. Ilmu fisiognomi itu digunakan bukan ilmu perdukunan," kata dia.
Ronny mengatakan pemeriksaan kejiwaan tersebut bukan untuk menjelek-jelek kepribadian Jessica.
"Kita nggak liat jelek-jeleknya saja ke Jessica. Bukan itu sebetulnya, saya lihat jessica pilih-pilih, dari matanyaa orang-orang pilih-pilih bagus, pelit juga bagus, hemat pangkal kaya. Keras kepala. Menurut saya dia normal," kata Ronny.
Berita Terkait
-
Ditanya Terus soal Kopi Sianida, Jessica Wongso Kena Mental dan Tutup Akun
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
Prambanan Jadi Simbol Baru Kedekatan Indonesia-India Lewat Proyek Restorasi
-
Bukan Cuma Thamrin, Shelter Ojol Gratis 24 Jam Bakal Menjamur di Terminal dan Stasiun
-
Bulog Perkuat Stok Beras Papua, Dirut: "Kami Targetkan Ketersediaan Beras Naik Tiga Kali Lipat"
-
Agustina Arumsari Bungkam Soal Rangkap Jabatan: Fokus Kami Hari Ini Cuma Tindak Lanjut KPK
-
Susul Jawaharlal Nehru, PM India Narendra Modi Terima Bintang RI Adipurna dari Prabowo
-
PN Jaksel Meluap! Massa Roy Suryo Berkaus 'Telah Mati Penegakan Hukum' Menanti Putusan Praperadilan
-
KPK Bongkar Borok MBG, Kepala BGN Nanik S Deyang Malah 'Ngilang' Usai Audiensi
-
Jangan Mimpi Punya Generasi Emas, FKBI Soroti Ironi Negara Raup Rp2,23 Triliun dari Perokok Anak
-
Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai
-
Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan