Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jayapura, Papua, Jeremias Numberi mengatakan, hingga batas akhir pendaftaran peserta Pilkada pada Jumat (23/9) pukul 24.00 WIT, hanya tiga pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang mendaftar.
"Tadi malam tepat pukul 24.00 WIT pendaftaran pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota untuk Pilkada Kota Jayapura 2017 resmi telah ditutup dan hanya tiga pasangan bakal calon yang mendaftar," katanya di Jayapura, Papua, Sabtu (24/9/2016).
Sejak dibuka pendaftaran pada 21 hingga 23 September 2016, kata Jeremias, hanya tiga pasangan bakal calon yang telah mendaftarkan diri di KPU Kota Jayapura.
"Ketiga pasangan calon itu adalah Abisai Rollo dan Dipo Wibiwo, Benhur Tommy Manno dan Rustan Saru, serta Boy Markus Dawir dan Nuralam," katanya.
Sementara terkait verifikasi keabsahan dukungan partai kepada bakal pasangan calon yang juga diminta oleh pengurus partai tertentu, Jeremias mengatakan tentunya hal itu akan dilakukan secepatnya.
"Verifikasi dukungan atau rekomendasi partai kan kami lanjutkan ke KPU Pusat tepatnya pada Desk Pilkada pada 26 September 2017," ujarnya.
Tim KPU Kota Jayapura, tambah Jeremias, akan bertolak ke Jakarta pada Minggu (25/9) pagi untuk melakukan verifikasi.
Sebelumnya, pada Rabu (21/9) pagi dan siang, pasangan bakal calon wali dan wakil wali kota Abisai Rollo (ABR) dan Dipo Wibowo (ADI) serta petahana Benhur Tommy Mano (BTM) dan Rustan Saru (HaRus) mendaftar sebagai peserta pilkada 2017 di KPU Kota Jayapura.
Lalu, pada Jumat (23/9) sore pasangan bakal calon wali dan wakil wali kota Boy Markus Dawir (BTM) dan Nuralam (Alam) mendaftar sebagai peserta Pilkada 2017 di KPU Kota Jayapura. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan