Suara.com - Masyarakat belum lama ini dihebohkan dengan beredarnya video di media sosial youtube dengan sosok Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang bisa menggandakan uang dalam jumlah yang banyak. Dalam rekaman video, Taat Pribadi terlihat bak orang sakti yang bisa mengeluarkan lembaran-lembaran uang dengan nilai dan jumlah yang fantastis.
Namun, di dunia sulap, hal tersebut dianggap sebagai trik. Fajar Kurniawan (25), pemilik toko peralatan sulap 'JM Shop' mengaku tak percaya dengan video soal penggandaan uang yang dilakukan Taat Pribadi dan sempat diperdebatkan nitizen di internet.
"Kalau dari kacamata para pesulap, ya mereka lagi sulap aja. Tapi memang dia mengemasnya seperti itu. Saya liat sih itu trik aja sih. Kan kita lihatnya hanya di video, orang bisa kasih persepsi berbeda. Kita nggak bisa ngecek langsung apa itu uang asli kan. Kalo kita ditempatlan bisa kita cek asli apa nggak, diterawang, diraba. Kalau saya lihat itu ya sulap," kata Fajar saat ditemui Suara.com di kiosnya, Jalan Mampang Prapatan IX, Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2016).
Dia pun mengatakan banyak trik yang bisa ditampilkan para pesulap terkait sulap penggandaan uang. Dia pun mencontohkan cara trik sulap tersebut yakni dengan menggunakan jubah yang di dalamnya ada orang 'kuntet' yang membantu mengeluarkan uang.
"Ada triknnya juga. Banyak triknya itu, misalnya ada orang kerdil di belakanganya (pesulap yang mengenakan jubah). Orang kerdilnya itu yang ngambilin uangnya. Itu bisa aja," katanya.
Selama mempelajari banyak trik sulap. Fajar mengaku tidak percaya pertunjukkan sulap menggunakan cara-cara gaib. Dia pun mengaku masih mempertanyakan video penggandaan uang yang dilakukan Taat Pribadi.
"Nggak. Semenjak saya kenal sulap, saya nggak percaya dengan hal mistis. Kalau dia (Taat Pribadi) bisa gandain uang, kenapa nggak gandain uang dollar," kata Fajar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo