- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco mengapresiasi penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan IHSG sebagai cerminan kepercayaan pasar.
- Pemerintah Indonesia telah menyusun strategi khusus untuk menekan dominasi dolar AS serta memperkuat mata uang rupiah ke depannya.
- Masyarakat diimbau segera melepas simpanan dolar agar tidak mengalami kerugian akibat tren penguatan rupiah pada pekan mendatang.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyambut positif tren penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) serta kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa waktu terakhir.
Menurutnya, kondisi ini merupakan cerminan dari meningkatnya kepercayaan pasar terhadap kinerja pemerintah.
Berdasarkan data terbaru, nilai tukar rupiah kini berada di level Rp17.963 per dolar AS, setelah sebelumnya sempat menyentuh angka Rp18.100. Bersamaan dengan itu, IHSG juga sempat menunjukkan performa yang hijau.
"Saya pikir kepercayaan terhadap pemerintah juga semakin kuat, sehingga itu juga berpengaruh terhadap pasar dan juga terhadap penguatan nilai tukar rupiah. Nah, saya pikir kerja-kerja pemerintah akan terus dilakukan," ujar Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Dasco mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk terus menekan penguatan dolar AS.
Ia mengaku telah mendapatkan informasi mengenai strategi khusus yang akan dijalankan dalam pekan ini dan pekan depan.
"Saya juga mendapatkan informasi dari pihak pemerintah bahwa dalam minggu ini dan ke depan ada strategi-strategi khusus yang akan dilakukan oleh pemerintah, yang kalau saya sudah dengar, dan saya yakini akan membuat nilai tukar atau rupiah menguat," tuturnya.
Melihat tren penguatan rupiah yang diprediksi akan terus berlanjut, Politisi Partai Gerindra ini memberikan imbauan khusus bagi masyarakat atau spekulan yang saat ini masih menyimpan dolar AS dengan harapan mendapatkan keuntungan dari selisih kurs.
Dasco menyarankan agar pemegang dolar segera melepas simpanan mereka ke pasar.
Baca Juga: Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan
Ia khawatir para pemegang dolar justru akan merugi jika nilai tukar rupiah semakin perkasa pada pekan depan.
"Mungkin bagi teman-teman sekalian yang saat ini menyimpan dolar karena ingin berharap ada kelebihan (keuntungan), sebaiknya dolarnya dilepas. Karena kalau kemudian sudah minggu depan nilai rupiah menguat, kan kasihan kalau simpan-simpan dolar. Itu imbauan saya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi
-
Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958
-
The Super Mario Galaxy Movie Tembus 1 Miliar Dolar AS, Pertama di 2026
-
Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan
-
Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo
-
Malam Hari, Bupati Muara Enim Nonaktif Edison Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap BPK