Suara.com - Legenda balap motor dunia, Mick Doohan, mengungkapkan tidak bisa membayangkan seperti apa jadinya nanti balapan MotoGP jika kelas Valentino Rossi memutuskan pensiun.
Doohan melihat, kehadiran Rossi masih jadi magnet terbesar untuk menarik minat pengunjung atau penonton balapan MotoGP di seluruh penjuru dunia.
"Orang-orang menonton balapan MotoGP di televisi ataupun membeli saluran televisi yang menayangkan ajang MotoGP hanya untuk menonton dia (Rossi)," ujar Doohan, 51 tahun.
Doohan menambahkan, motivasi Rossi yang masih tinggi di usia yang sudah mencapai 37 tahun untuk selalu jadi pemenang, turut mendorong tingginya animo publik melihat balapan kuda besi ini.
Juara dunia lima kali kelas 500cc ini pun mengaku terkejut dengan motivasi yang dimiliki Rossi hingga saat ini. Doohan melihat, tidak ada yang berubah dengan mentalitas Rossi dengan sejak pertama kali keduanya bertemu di tahun 2000.
"Saya tidak pernah melihat Rossi seantusias sekarang ini sejak naik ke kelas MotoGP. Saya tidak bisa membayangkan apa sebenarnya yang membuatnya senantiasa bisa selalu berada di atas," ujar Doohan.
"Apapun itu penjelasannya, kondisi ini tentu bagus untuk balapan MotoGP dan semoga dia bisa konsisten mempertahankannya di musim depan," pungkas Doohan. (Motorsport)
Berita Terkait
-
Marc Marquez Pasang Target Juara Dunia MotoGP 2026
-
Jakarta Jadi Saksi Sejarah Peluncuran Yamaha M1 V4 Mesin Baru Fabio Quartararo
-
Tak Terobsesi Rekor, Marc Marquez Tetap Waspadai Momen Turunnya Prestasi
-
Sirkuit Mandalika Umumkan Kalender Event 2026: dari MotoGP hingga Balap Ketahanan
-
Marc Marquez: Kami Butuh Pecco Kembali ke Levelnya
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Ton Emas Sehari
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov