Suara.com - Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk honor guru lintas agama di sekolah. Ini sebagai bentuk pengembangan kurikulum kultural yang digagas pemerintah daerah setempat.
"Anggaran itu sebelumnya dialokasikan untuk subsidi pendidikan tingkat SMA negeri, kini dialihkan pengalokasiannya untuk honor guru mengaji di sekolah," kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, di Purwakarta, Senin (10/10/2016).
Sebelumnya pengelolaan SMA negeri merupakan kewenangan pemerintah kabupaten/kota. Sekarang kewenangannya dialihkan ke Pemprov Jawa Barat.
Karena itu, anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk subsidi pendidikan SMA negeri itu digeser untuk alokasi anggaran honor guru mengaji di sekolah, sebagai bentuk pengembangan kurikulum kultural.
Anggaran sekitar Rp10 miliar yang telah dialokasikan itu tidak hanya untuk guru mengaji Al Quran, tetapi juga dialokasikan untuk guru-guru agama Kristen, Buddha, Hindu, dan lain-lain.
Para guru mengaji atau guru agama yang khusus mengembangkan kurikulum kultural di Purwakarta itu sendiri akan diseleksi oleh tim yang ditentukan Pemkab Purwakarta. Nantinya, mereka akan mendapatkan honor Rp1,5 juta per orang. Pengembangan kurikulum kultural berbasis agama yang digagas Pemkab Purwakarta tersebut akan dimulai pada 1 Desember 2016.
"Untuk lokasi dan waktu belajarnya bisa disesuaikan dan diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing guru," kata Dedi.
Pengembangan kurikulum kultural berbasis agama yang digagas Pemkab Purwakarta akan menurunkan sekitar 582 guru mengaji dan kitab untuk agama Islam, Kristen, Buddha dan Hindu.
"Guru mengaji atau guru agama dari berbagai agama itu akan diberi honor oleh Pemkab Purwakarta," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004