Suara.com - Forum Kaum Muda Nahdlatul Ulama (NU) meminta masyarakat Ibu Kota untuk tidak mudah dipengaruhi atau tersulut oleh isu SARA jelang Pilkada serentak 2017. Mengingat dewasa ini isu SARA mulai santer berkembang di masyarakat yang dinilai dipolitisasi oleh pihak tertentu.
Terakhir pernyataan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di tengah masyarakat Kepulauan Seribu yang menyinggung surat dalam kitab suci alquran menjadi kontroversi.
"Kami mengajak masyarakat untuk menghindar dari penggunaan isu SARA, politisasi agama, serta tidak mudah mengumbar tuduhan penistaan terhadap agama dan Al-Quran dalam proses kampanye Pilkada," kata Koordinator Forum Kaum Muda Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta, Taufik Damas kepada suara.com, Senin (10/10/2016).
Maka dari itu ia mengajak semua warga untuk berpartisapasi aktif dalam Pilkada DKI Jakarta untuk menciptakan dan menjaga situasi yang damai. Menurutnya Pilkada serentak nanti harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas berdemokrasi.
"Mengajak masyarakat untuk menciptakan proses Pilkada yang jujur, adil, transparan dan damai. Kami juga mengimbau masyarakat, terutama para politisi dan tim sukses, untuk selalu ikut meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia," ujar dia.
Selain itu Taufik juga menyerukan masyarakat selalu bersikap kritis dalam menentukan pilihan calon Pemimpin Ibu Kota lima tahun ke depan.
"Mengajak masyarakat untuk besikap kritis dan obyektif dalam menentukan pilihan dalam Pilkada, dan siap menerima siapapun yang terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur di Jakarta," tutur Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser