Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati mengingatkan media massa untuk tidak menampilkan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) dalam pemberitaan pilkada serentak 2017.
"Saya ingin media menggarisbawahi, boleh saja media, barang kali seperti pemilihan presiden, ada nuansa keberpihakan. Tapi jangan sampai, saya ingat sekali seperti waktu itu ada Tabloid Obor, di mana isu SARA sudah sangat berjangkit," ujar Megawati di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Senin.
Megawati mengatakan terkait Pilkada 2017, media tidak boleh menampilkan isu SARA. Saat ini menurut Megawati, menjelang Pilkada DKI Jakarta, mulai ada gejala menampilkan isu SARA secara terus-menerus.
"Padahal dasar negara kita empat pilar, terutama Pancasila. Pancasila mengajarkan toleransi agama, ras, dan sebagainya. Kalau media ikut-ikutan melakukan seperti demikian (SARA), maka sebuah kemunduran bagi demokrasi Indonesia yang sekarang berjalan dengan baik," ujar Megawati.
Megawati mengulas ketika dirinya menjabat Wakil Presiden RI di awal reformasi, terjadi konflik di daerah timur Indonesia yang diakibatkan isu SARA. Menurut dia, isu SARA kerap tidak berbobot namun dapat memecah-belah persatuan bangsa. Oleh karena itu, Megawati meminta media massa memberitakan program-program para cagu dan cawagub, khususnya di Pilkada DKI Jakarta.
"Maka saya harap media bisa membantu sosialisasi program-program. Yang lain kan belum ada bukti. Bukan saya membela pak Ahok dan Pak Djarot, tapi program-program pak Ahok dan Pak Djarot perlu ditampilkan karena kita perlu bukti," kata Megawati.
Pada hari ini, Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden kelima Megawati Soekarnoputri mengajak sejumlah calon Gubernur dan Wakil Gubernur, termasuk Basuki Tjahaja Urnama (Ahok) berziarah ke makam Bung Karno di Blitar. Pasangan cagub dan cawagub tersebut adalah cagub dan cawagub Ahok-Djarot (DKI Jakarta), Rano-Embay (Banten), Hana Hasanah-Tony Yunus (Gorontalo), Rustam-Irwansyah (Babel), Ali Baal Masdar (Sulbar), dan Dominggus Mandacan (Papua Barat).
Kegiatan ziarah kubur atau nyekar ke makam Bung Karno tersebut langsung dipimpin oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri didampingi beberapa pengurus DPP PDIP antara lain Hasto Kristiyanto, Achmad Basarah, Eriko Sotarduga, Komarudin Watubun dan beberapa anggota DPR RI.
Menurut Achmad Basarah, tujuan partainya mengajak sejumlah pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung PDIP melakukan ziarah ke makam Soekarno di Blitar, untuk meresapi semangat perjuangan Proklamator bangsa itu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu
-
Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Target PLTS 100 GW Prabowo, IESR Ingatkan Kesiapan Eksekusi di Lapangan
-
Kondisi Air Laut Aman, BMKG Ingatkan Warga NTT Hindari Bangunan Retak Usai Gempa
-
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review
-
5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik
-
Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter