Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sempat melangsungkan pertemuan tertutup dengan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Djan Faridz.
Pertemuan dilakukan sekitar 10 menit di ruang tamu gubernur, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (13/10/2016). Kepada wartawan Ahok membantah membicarakan soal pemenangan di Pilkada Jakarta 2017.
"Nggak (membahas pemenangan) lah, liat aja nanti, tunggu aja. Cuma ngobrol biasa aja," kaya Ahok.
Sedangkan Prasetio mengatakan, kedatangannya di kantor Ahok hanya ingin melakukan silahturahmi. "Cuma silaturahmi aja temen akrab," ujar Ketua Tim Pemenangan Ahok dan Djarot itu.
Berdiri disamping Ahok, Djan mengaku, hanya membahas soal Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di kawasan Pakubuwono, Jakarta Selatan.
"Masa temen lama nggak boleh silaturahmi. (Ngobrol) IMB. Iya bener," katanya sambil tertawa.
Tag
Berita Terkait
-
Alasan PPP Kubu Djan Faridz Dukung Ahok Karena Dekati Jokowi?
-
Jokowi Akan Sikat Pungli, Ahok: Kita Sudah dari Dulu Pecat PNS
-
Ahok Tak Tahu Alasan Lulung Membelot dari Djan Faridz
-
PPP Romi Ajak Lulung Bergabung dan Tinggalkan PPP Djan Faridz
-
Gugatan Djan Faridz Tak akan Ubah Dukungan PPP ke Agus-Sylviana
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan