Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) optimistis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mampu mengatasi persoalan sampah. Salah satu metode yang dipakai ialah mengembangkan tempat pengolahan sampah modern atau biasa disebut intermediate treatment facilities.
"Pasti bisa, ITF harus bangun di tengah kota, sama kayak Jepang, Taiwan, dan di seluruh dunia begitu. Di tengah kota bangunnya," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/10/2016).
Ahok mengatakan intermediate treatment facilities akan menjadi proyek andalan untuk mengurangi beban Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.
"Nggak ada lagi (cara lain), sampai sekarang yang terbaik (cuma ITF). Kita akan pakai teknologi yang terbaik," kata Ahok.
Pemerintah akan membangun intermediate treatment facilities di tiga tempat yaitu Marunda, Sunter, dan Cakung - Cilincing.
Selama ini, Jakarta hanya mengandalkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu di Kecamatan Bantargebang. Daya tampung Bantargebang sekarang sudah menipis sehingga perlu dicarikan jalan keluarnya.
Berita Terkait
-
Jangan Berakhir di Tempat Sampah! Simak Ide Kreatif Ubah Kemasan Belanja Online Jadi Cuan
-
Tak Bisa Menghentikan Belanja Online, Maka Saya Harus Mengelola Sampahnya
-
Hati-Hati Overconsumption! Sisi Gelap Konten 'Racun Belanja' yang Jarang Disadari
-
Tragedi Kresek Hitam: Sengkarut Sampah Plastik Pasca-Iduladha yang Tak Kunjung Usai
-
Jejak Sampah di Balik Tombol 'Checkout': Sudah Siapkah Berhenti Jadi Konsumen Pasif?
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru