Suara.com - Hari ini, Senin (17/10/2016), penyidik Polda Metro Jaya memanggil delapan saksi yang berada di lantai satu dan lantai 12 di gedung Kementerian Perhubungan. Mereka akan diperiksa menyusul operasi tangkap tangan terhadap pejabat kementerian pada (11/10/2016) lalu karena kasus pungutan liar. Setelah ditangkap tiga dari enam orang ditetapkan menjadi tersangka.
"Di gedung lantai satu, dua orang kami periksa bernama Lexi dan Indra dari PT. Lintas Utama Anugerah," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Pokda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono di Polda Metro Jaya, Senin (17/10/2016).
Saksi di lantai 12 yang akan diperiksa berjumlah enam orang.
"Bernama Abdi Sabda yang merupakan kasubdit pengukuran, pendaftaran, dan kebangsaan kapal. Lima lainnya, Raharfian Priyo Utomo, Elisa Idayani, Camelia Venila, Noviantini, dan Ikro Barefi, mereka staf subdit pengukuran, pendaftaran, dan kebangsaan kapal, bagian pendaftaran dan hipotik," ujar Awi.
Sementara untuk saksi di lantai enam gedung kementerian, penyidik belum melakukan pemanggilan terhadap mereka.
"Untuk di lantai enam, penyidik baru kasih surat pemanggilan ya, siapa saja saksi yang akan dipanggil itu nanti," ujar Awi.
Tiga PNS kementerian yang telah ditetapkan menjadi tersangka yaitu Endang Sudarmono, Meizy, dan Abdul Rasyid.
Endang merupakan ahli ukur Direktorat Pengukuran, Pendaftaran, dan Kebangsaan Kapal Kemenhub, Meizy merupakan Kepala Seksi Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal Kemenhub, sementara Abdu Rasyid merupakan PNS golongan 2D.
Berita Terkait
-
Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan
-
Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel
-
Full Senyum! Mitra Driver Gojek dan Keluarga Berangkat Mudik Gratis
-
Fokus Tekan Pemudik Motor, Kemenhub Ungkap Alasan Tak Ada Tiket Kereta Gratis
-
Jelang Mudik, Produk UMLM Lokal Siap Isi Kereta dan Stasiun
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Update SNBP 2026: Cek Hasil Seleksi Jalur Prestasi Resmi
-
Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan
-
Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2
-
Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah