- Komisi E DPRD DKI Jakarta menemukan indikasi pungutan biaya ilegal dalam Program Sekolah Swasta Gratis saat evaluasi LKPJ 2025.
- Ketua Komisi E mendesak Dinas Pendidikan menindak tegas sekolah yang melanggar ketentuan MoU melalui pemberian sanksi administratif secara resmi.
- Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan segera melakukan pemeriksaan dan menambah jangkauan program sekolah gratis di Juli 2026 mendatang.
Suara.com - Komisi E DPRD DKI Jakarta menyoroti adanya indikasi pungutan biaya dalam penyelenggaraan Program Sekolah Swasta Gratis di ibu kota.
Temuan ini mencuat saat evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025 bersama Dinas Pendidikan (Disdik) pada Rabu (22/4/2026).
“Dari awal kan sudah ada MoU, sudah ada perjanjian bahwa sekolah gratis tidak boleh memungut biaya,” tegas Ketua Komisi E, Muhammad Subki, di Gedung DPRD DKI Jakarta.
Praktik pungutan tersebut, lanjut Subki, merupakan bentuk pelanggaran aturan yang menambah beban finansial orang tua siswa.
“Jadi, jangan lagi ada pungutan, karena sebetulnya program ini bagus,” imbau dia.
Subki mendesak Disdik DKI Jakarta untuk menindaklanjuti temuan tersebut dengan memberikan sanksi administratif kepada sekolah yang membandel.
Kepala Disdik DKI Jakarta, Nahdiana, pun sangat mengapresiasi temuan legislatif dan berjanji akan menyisir sekolah-sekolah yang diduga masih melakukan pungutan liar.
“Ini akan kami bersihkan. Sekolah sudah menyatakan tidak boleh memungut. Jadi kalau masih terjadi, itu pelanggaran,” tegas Nahdiana.
Akan ada konsekuensi bagi pihak pengelola sekolah yang melanggar perjanjian, namun tanpa mengabaikan hak belajar para siswa.
Baca Juga: Tunggu Pramono Anung Pulang, Paripurna Ganti Ketua DPRD DKI Digelar 30 April
“Pasti ada sanksi. Tapi jangan sampai penerapan sanksi justru membuat anak-anak terbengkalai. Fokus kami tetap pada pelayanan pendidikan, agar aksesnya merata,” pungkas Nahdiana.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sendiri telah menargetkan perluasan jangkauan program Sekolah Swasta Gratis pada Juli 2026.
Dari 40 unit yang sudah ada, Pemprov melalui Disdik DKI Jakarta akan menambah 63 sekolah swasta peserta program yang tersebar di lima wilayah kota administrasi.
Berita Terkait
-
Tunggu Pramono Anung Pulang, Paripurna Ganti Ketua DPRD DKI Digelar 30 April
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
PKS Mendadak Copot Khoirudin dari Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta, Ada Apa?
-
Bongkar Nasib Khoirudin Usai Tak Jabat Ketua DPRD DKI, PKS: Dapat Amanah Lebih Besar di DPP
-
Tunjuk Suhud Alynudin, Fraksi PKS Jelaskan Alasan Pergantian Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari
-
Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang
-
Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo
-
Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo
-
Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran
-
Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global
-
Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola
-
Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik
-
Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal
-
Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!