Suara.com - PT. Transportasi Jakarta meluncurkan layanan baru yang dikhususkan bagi kaum difabel. Layanan yang dinamakan Transjakarta Cares ini nantinya akan menjemput para difabel, selanjutnya diantar ke halte Transjakarta yang ramah difabel terdekat.
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan munculnya ide menjemput para disabilitas dari rumah awalnya dari taksi disabilitas. Menurut Ahok, tak semua masyarakat Jakarta memiliki uang untuk membayar taksi.
"Jadi akan kita jemput dengan dengan mobil Transjakarta Cares ini dari rumah, sehingga bisa tambah bahagia, dan bisa tambah panjang umur juga," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/10/2016).
Dengan adanya layanan Transjakarta Cares, kaum difabel diharapkan tidak lagi menuai hambatan untuk mendapatkan moda transportasi yang aman, nyaman dan murah.
"Kaum difabel juga warga Jakarta jadi mereka berhak mendapatkan fasilitas dan subsidi dari Pemprov dalam pelayanan transportasi," ujar Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono.
Budi menerangkan, di tahap awal pihaknya baru meluncurkan 5 unit mobil Transjakarta Cares. Kedepan, mobil seperti ini akan ada sebanyak 40 unit dalam waktu dekat, agar dapat melayani masyarakat Jakarta.
"Tahap awal Transjakarta Cares akan melayani dua zona yakni di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, beroperasi pukul 08.00 sampai 17.00 wib setiap hari," ucap Budi.
Bila tertarik menggunakan transportasi ini, kaum difabel harus memesannya terlebih dahulu satu hari sebelum menggunakan layanan ini.
Mereka harus menghubungi call center (021) 1500 102. Bagi mereka yang menghubungi pertama kali, mobil Transjakarta Cares beserta para petugas siap menjemput di tempat penjemputan.
"Nanti diantar dari rumah ke halte difabel, selanjutnya bisa menggunakan Transjakarta reguler. Dijemput di tempat asal utk dianter ke rumahnya lagi," ujar Budi.
"Sekarang baru jalan di Jakarta barat dan Jakarta Pusat. Tapi nanti kami cover semua setelah armadanya cukup," Budi menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi