Suara.com - Amir Papalia, lelaki yang mengaku melihat Arief Soemarko, suami Wayan Mirna Salihin, dengan barista atau petugas Kafe Olivier, di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada tanggal 5 Januari 2016 sehari sebelum Mirna meninggal, merasa yakin dengan apa yang dilihatnya tersebut. Namun Amir mengaku, dia melihat sosok lelaki yang mirip Arief itu hanya sepintas saja.
"Jam 4 sore, ya, kurang 10 menit. Saya saat itu dari Tanah Abang, lalu tiba di situ (Sarinah Thamrin). Lalu saya menyeberang-lah dua kali. Ada trotoar tuh, dan di tengah-tengahnya itu ada mobil apalah, saya nggak tahu jenisnya. Tapi saya ingat, warna mobil itu silver agak gelap. Lalu di situ, tepat di belakangnya, ada laki-laki. Cuma saya lihat bagian belakang, lengan pakaiannya itu digulung dan bajunya tergantung (tidak masuk ke celana) itu," kata Amir, saat konferensi pers di Hotel Santika, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (22/10/2016).
Lebih lanjut, lelaki yang mengaku seorang wartawan dari Divisi Hukum Mabes Polri, Bhayangkara Indonesia (Bharindo) tersebut mengatakan bahwa setelah melihat sosok mirip suami Mirna (walaupun hanya dari belakang), dirinya lalu melihat sosok mirip Rangga Dwi Saputra. Dia mengaku bahwa persentase kemiripan Rangga dengan lelaki yang dilihatnya tersebut mencapai 90 persen kebenarannya.
"Kemudian di depan saya, ada seorang pria yang 90 persen mirip sekali dengan Rangga. Sekali lagi, mirip. Nah, dia itu (Rangga) berkemeja kotak-kotak, dan lengan panjangnya itu digulung dan gantung. Dua-duanya itu ada di pinggir jalan. Lalu saya lihat dia (Rangga) warna bajunya itu agak kebiru-biruan tua," kata Amir.
Amir mengatakan, saat melihat kedua lelaki tersebut, salah satu lelaki yang mirip dengan Rangga tampak memegang sekantung plastik (kresek) warna hitam.
"Di situlah memang ada saya lihat, bungkusan plastik kecil. Cuma satu. Hanya saja, saya saat itu tidak melihat apakah plastik itu dari tangan orang yang mirip Arief, lalu memberikan plastik itu ke orang mirip Rangga, ya, saya enggak tahu. Saya di sini yang jelas memberikan penjelasan yang sebenar-benarnya. Saya tidak dengar dan tidak mungkin saya foto. Terus saya naik ke tangga menuju Sarinah," katanya.
Amir mengatakan, sejak melihat pertemuan kedua lelaki itu, keesokan harinya yakni Rabu (6/1/2016), ada pemberitaan kematian Mirna di Kafe Olivier.
"Besok harinya ada berita kematian Mirna, dan 2-3 hari kemudian setelah pemberitaan itu, saya melihat berita di televisi muncullah sosok dua pria itu, antara lain Arief dan Rangga. Itu saya berpikir dan yakin, kedua orang itu sempat saya lihat waktu itu kan. Kok orang ini begitu miripnya dengan orang yang saya lihat saat itu. Jadi, kasus ini kemungkinan ada campur tangannya dengan orang dalam," kata Amir.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Ahok Ceritakan Seorang Ibu Hajah yang Selalu Membelanya
Jaksa Cecar Misteri Hilangnya Celana Robek, Ini Jawaban Jessica
Ini Isi Ajakan Membully Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto
Ini Sosok Cantik Nara Masista yang 'Sentil' 6 Negara di PBB
Kejujuran Reza Akui Praktik Seks Aa Gatot Diapresiasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
Terkini
-
Surat Google Dicuekin Muhadjir Tapi Dibalas Nadiem, Kini Berujung Sidang Korupsi Chromebook
-
Penghinaan Pemerintah dan Presiden Masuk Delik Aduan, Tutup Celah Simpatisan Bikin Laporan
-
Jaksa Ungkap Cara Nadiem Hindari Konflik Kepentingan di Pengadaan Chromebook
-
Dikira Maling, Pria Mabuk yang Panjat Atap Rumah Warga di Pancoran Ternyata Hanya...
-
Jerat Baru Pasal Perzinaan di KUHP Baru, Tak Beda Jauh dari yang Lama
-
Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Usai Kegiatan Pembelajaran di RS Jiwa Grhasia, Ini Pemicunya?
-
Polisi Tunggu Hasil Toksikologi, Penyebab Kematian Satu Keluarga di Warakas Masih Misteri
-
KAI Daop 1 Layani 1,6 Juta Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026
-
Marak Tawuran Lagi di Jakarta, Stres di Pemukiman Padat Picu Emosi Warga?
-
Drama Sidang Nadiem Makarim: Kejahatan Diadili KUHP Lama, Hak Terdakwa Pakai KUHAP Baru