Ia menilai dan mengetahui kapasitas dan kapabilitas Jonan termasuk kinerjanya sebegai Menteri Perhubungan beberapa waktu lalu.
Menurut dia, Jonan mendapatkan mitra yang tepat yakni Arcandra.
"Saya kira tidak ada masalah. Saya selalu bilang, kita belajarlah dari IPTN dulu. Banyak orang pintar disekolahin di luar, waktu pulang ke sini IPTN redup karena masalah politik. Sekolah dibiayai negara, yang sekolahin kita, jadi warga negara asing. Belajar dari situ, jangan terulang lagi. Arcandra Tahar itu aset bangsa, punya kapasitas di bidang ini yang mumpuni. Urusan yang lain-lain bisa kita urus sama-samalah," katanya.
IPTN adalah Industri Pesawat Terbang Nusantara kini berganti nama menjadi PT Dirgantara Indonesia yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang pembuatan pesawat terbang.
Meski begitu, Ade menegaskan kewarganegaraan juga penting di samping kompetensi.
Peran Pengawasan Keberhasilan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengelola stabilitas politik termasuk saat bermitra dengan parlemen membuat kebijakan pemerintah dapat berjalan dengan lebih baik.
Namun di sisi pengawasan, banyak pihak yang menilai peran pengawasan DPR RI juga perlu terus ditingkatkan dalam proporsi yang tepat.
Sebuah sistem politik yang baik akan menempatkan peran legislatif dan eksekutif secara imbang dalam sebuah pemahaman "check and balance".
Anggota DPR RI perannya sangat diperlukan untuk mengawasi bagaimana program pemerintah dapat berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan termasuk penggunaan anggarannya.
Lembaga Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menilai dua tahun pemerintahan Joko Widodo berada di atas angin karena mampu merengkuh kekuatan di parlemen.
"Selama dua tahun, pemerintahan Jokowi selalu di atas angin. Di tahun pertama, DPR sibuk dengan berebut pimpinan alat kelengkapan dewan, sedangkan di tahun kedua fraksi pendukung pemerintah malah bertambah," jelas peneliti Formappi M Jadiono dalam sebuah kesempatan.
Jadiono mengatakan DPR semestinya memiliki fungsi mengkritisi pemerintah dari segala aspek. Namun menurut Formappi, fungsi tersebut tidak maksimal dalam dua tahun terakhir.
"Misalnya terkait BPK tidak memberikan pendapat atau 'disclaimer' terhadap laporan keuangan empat kementerian/lembaga. Harusnya DPR bisa mengkritisi mengapa itu terjadi," ujar dia.
Peneliti Formappi lainnya Lucius Karus menekankan di satu sisi pemerintah perlu diacungi jempol lantaran mampu mengefektifkan jalannya pemerintahan dengan merengkuh kekuatan DPR, namun di sisi lain fakta ini menjadi berbahaya lantaran kontrol parlemen terhadap pemerintah lemah.
Peran DPR RI dalam perencanaan dan pengawasan juga tentunya perlu ditingkatkan mengingat permasalahan di tanah air saat ini juga sangat kompleks.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan
-
Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng
-
Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
-
KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi
-
Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!
-
Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat
-
AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang
-
AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?