Suara.com - Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil kinerja Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla selama dua tahun terakhir.
Direktur Program SMRC Sirojudin Abbas mengatakan 69 persen warga mengaku puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Kemudian, 63 persen warga merasa puas dengan kinerja Wakil Presiden JK.
"Mayoritas warga sekitar 69 persen sangat atau cukup puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Itu tingkat kepuasan tertinggi sejak Jokowi dilantik," kata Sirojudin dalam konfrensi pers di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Minggu (23/10/2016).
Sedangkan untuk kinerja menteri, survei ini memaparkan 58 persen warga puas dengan kinerja menteri Kabinet Kerja ini secara umum. Serta, 33 persen lainnya tidak puas.
"Kementerian yang paling baik adalah Kelautan dan Perikanan sekitar 23 persen, selanjutnya Kementerian Agama 8,4 persen, Kemendikbud 5,5 persen dan Kementerian Keuangan 4,6 persen," paparnya
"Sementara Kementerian paling buruk, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, sebanyak 7,6 persen, kemudian, Kementerian Pemuda dan Olahraga 4,0 persen, Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan 3,8 persen, Kementerian Hukum dan HAM dengan 2,7 persen, serta Kementerian Ketenagakerjaan 2,7 persen," ujarnya.
Untuk diketahui, Survei ini dilakukan pada 13-17 Oktober dengan populasi 1220 responden yang dipilih secara random dengan syarat WNI pemilik hak pilih.
Wawancara dilakukan dengan cara tatap muka dengan rincian sebesar reponse rate sebesar 1035 atau 84,8 persen dengan margin of error rata-rata 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Ahok Ceritakan Seorang Ibu Hajah yang Selalu Membelanya
Jaksa Cecar Misteri Hilangnya Celana Robek, Ini Jawaban Jessica
Ini Isi Ajakan Membully Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto
Ini Sosok Cantik Nara Masista yang 'Sentil' 6 Negara di PBB
Kejujuran Reza Akui Praktik Seks Aa Gatot Diapresiasi
Ini Pengakuan Pengikut Dimas Kanjeng yang Sulit Dinalar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas
-
Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan
-
Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata
-
Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!
-
Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump
-
Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda
-
Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?
-
Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas
-
Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka
-
Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan