Agus Harimurti Yudhoyono di depan Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat [suara.com/Nikolaus Tolen]
Suara.com - Kelompok ormas mengancam akan berdemo di Jakarta, khususnya di seitar Istana Merdeka. (4/11/2016) besok. Mereka mendesak polisi menangkap Basuki Tjahaja Purnama terkait kasus penistaan agama.
Menanggapi rencana aksi tersebut, calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan kasus penistaan agama itu diserahkan ke hukum.
"Begini ya, negara kita ini kan negara demokrasi, maka panglimanya adalah hukum," kata Agus di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28 /10 /2016).
Menurut Agus juga, selain hukum, tidak ada yang berhak menuding salah.
"Kita serahkan kepada pihak yang berwajib saja, masalah hukum harus diselesaikan oleh aparat penegak hukum," kata Agus.
Komentar
Berita Terkait
-
Hari Kampanye Pertama, Agus SBY Minta Restu ke Imam Masjid
-
Datangi Masjid Sunda Kelapa, Agus Yudhoyono Bantah Kampanye
-
Meliput Agus di Masjid Sunda Kelapa, Hape Wartawan Suara.com Raib
-
Gara-gara Posisi Tempat Duduk, Tim Agus-Sylviana Protes KPU
-
Mendagri Minta Plt Gubernur Jakarta Lakukan Ini Saat Pilkada
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan