Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono mengawali masa kampanyenya dengan melakukan shalat Jumat di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat(28/10 /2016). Tujuannya adalah agar dirinya bisa meminta doa restu dari Para Imam Masjid Agung Sunda Kelapa.
"Kenapa saya tidak langsung bawa masa, karena saya datang ke sini mohon doa restu. Pertama saya lakukan disini, karena itu," kata Agus usai salat Jumat di Masjid Agung Sunda Kelapa.
Dia pun membantah kalau kedatangannya pada hari pertama masa kampanye ini untuk meminta jemaat memilih ya. Dia tahu, kalau di rumah ibadah tidak boleh berkampanye.
"Oh, tidak masalah itu, kan saya kesini bukan kampanye, saya hanya mau minta doa restu, saya tidak minta mereka pilih saya kan, " kata Agus.
Selanjutnya, Agus juga mengatakan ingin sama-sama menjaga Pilkada DKI Jakarta 2017 agar damai dan jauh dari isu Surabaya. Sementara itu para pengurus merespon juga untuk sama-sama menjaga Pilkada DKI agar aman.
Berita Terkait
-
Datangi Masjid Sunda Kelapa, Agus Yudhoyono Bantah Kampanye
-
Meliput Agus di Masjid Sunda Kelapa, Hape Wartawan Suara.com Raib
-
Gara-gara Posisi Tempat Duduk, Tim Agus-Sylviana Protes KPU
-
Mendagri Minta Plt Gubernur Jakarta Lakukan Ini Saat Pilkada
-
Mau Sumbang Agus, Ahok, atau Anies, Ketahui Dulu Persyaratannya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Thomas Djiwandono Geser ke BI, Benarkah Juda Agung Jadi Wamenkeu Baru Pilihan Prabowo?
-
Usut Kasus Korupsi Rumah Jabatan, KPK Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar Hari Ini
-
70 Anak Indonesia Terpapar Komunitas Kekerasan TCC, Komisi X DPR: Tentu Ini Jadi Persoalan Serius
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate