Suara.com - Start dari posisi kedua di GP Malaysia, Valentino Rossi tancap gas sejak awal balapan. Di sepanjang balap, Rossi memimpin selama beberapa lap usai menyalip Andrea Iannone hingga akhirnya membuat kesalahan dan harus puas finis di posisi kedua.
Ketika balapan menyisakan lima lap, Rossi membuat kesalahan di tikungan pertama. Dirinya terlalu melebar sehingga Andrea Dovizioso yang mengintai dari pertengahan balap langsung mengambil alih.
Pebalap berjuluk The Doctor itu mengakui kesalahan fatal yang dibuatnya tersebut. Namun menurut Rossi, dia mengalami sedikit masalah dengan ban dan tidak ingin nekat mengambil risiko.
"Saat genangan air di trek berkurang dan suhu meningkat, saya mengalami sedikit masalah dengan ban. Terutama ban depan," kata Rossi.
"Risiko terlalu besar. Saya membuat kesalahan dan di saat yang sama Dovizioso menyalip dengan cepat dan langsung tancap gas," sambungnya.
Finis di posisi kedua, Rossi kini mengantongi 236 poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara pebalap. Dengan satu seri tersisa, Rossi yang unggul 28 poin dari Jorge Lorenzo dipastikan mengakhiri musim ini di posisi runner-up klasemen akhir MotoGP. (Motorsport)
Berita Terkait
-
Dua Tahun Meredup Bersama KTM, Enea Bastianini Bakal Bangkit di Trackhouse?
-
Jelang MotoGP Aragon: Sederet Rider Ini Masih Berburu Kemenangan Pertama
-
Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!
-
Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan
-
Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
Terkini
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta
-
Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang
-
Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal
-
Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup
-
5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla
-
Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan
-
Maki-maki Netizen Malaysia kepada Presiden Prabowo Gegara Karhutla, Disuruh Ganti Nama