Suara.com - Sebuah universitas di Qingdao, Cina, sepertinya bakal mulai kekurangan peminat lulusan SMA baru. Pasalnya, pekan ini universitas tersebut memberlakukan peraturan yang terbilang mengejutkan. Peraturan itu pada dasarnya melarang kontak fisik antara mahasiswa dan mahasiswi.
Para mahasiswa dan mahasiswi di Qingdao Binhai University, sebuah kampus kejuruan swasta yang didirikan tahun 1992 ini dilarang memegang tangan maupun memeluk kekasih mereka di depan umum. Siapapun yang melanggar akan dipermalukan di depan umum, bahkan dikeluarkan dari kampus.
Aturan lain yang cukup mencengangkan adalah larangan bagi mahasiswa untuk membantu mahasiswi membawa tas ataupun barang bawaan mereka. Pasangan kekasih pun dilarang berbagi nampan di kafetaria kampus atau "earphone" saat mendengarkan musik bersama.
Kepada Beijing Times, seorang mahasiswa mengaku pernah kedapatan berpegangan tangan dengan kekasihnya oleh seorang guru. Ia bahkan diberikan peringatan serius atas sikapnya itu, dan dihukum untuk membersihkan kamar mandi yang kotor.
Para mahasiswa mengatakan, membersihkan toilet adalah hukuman yang biasa diberikan oleh otoritas kampus. Pasalnya, kampus tersebut tidak mempekerjakan pegawai kebersihan. Seorang manajer kampus mengatakan, kebijakan itu bukan untuk menghemat uang, namun untuk mengajarkan mahasiswa agar bertanggungjawab dan punya kebiasaan bersih. (Shanghaiist)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Foto Biarawati dan Ustadz Ini Jadi Bahasan 'Hangat' di Sosmed
Dewi Perssik Ingin Cari Lelaki yang Langsung Ajak Nikah
Mendadak, Ayah Mirna Minta Maaf ke Pengacara Jessica
Asty Ananta Tunjukkan Foto Menikah Secara Islam
Gatot Brajamusti Tak Percaya Reza Tega Laporkan Dirinya
Didampingi Elza Syarief, Mario Teguh Ungkap Status Kiswinar
Berita Terkait
-
Simfoni Kejanggalan dalam Denah: Menyingkap Rahasia Rumah Aneh
-
Teka-teki untuk Anak Kepo: Pohon Tua, Tengkorak, dan Permainan Aneh
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk