Suara.com - Blusukan sekaligus melakukan kampanye, calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pasar Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, dimanfaatkan oleh pedagang untuk meminta modal usaha secara langsung.
Wati (55) pedagang nasi kotak di Pasar Serdang meminta modal untuk dagang ke Ahok secara langsung untuk mengbangkan usahanya. Dia memintanya dengan cara berteriak dari sebelah kiri jalan, mendengar suara tersebut Ahok pun menghampiri.
"Pak Ahok berikan modal dagang dong, pak!" kata Wati sambil berteriak kepada Ahok di lokasi, Selasa (1/11/2016).
Selanjutnya, Ahok terlihat berbincang dengan Wati.
Gubernur Jakarta non aktif ini melontarkan setengah guyonan kepada pedagang makanan tersebut. Ahok khawatir apabila pedagang diberikan modal secara langsung, nantinya bukan untuk modal dagang melainkan untuk membeli barang-barang elektronik seperti telepon genggam.
"Nanti lu kalau gue kasih modal dibeliin HP lagi, bukan buat dagang," kata Ahok sambil tertawa.
"Saya mah bukan buat beli HP Pak, tapi buat beli beras," timpal Wati disambut tawa warga yang berada di sekelilingnya.
Kepada Wati, Ahok menjelaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Bank DKI bisa memberikan bantuan modal kepada pedagang di Jakarta. Pedagang yang mendapatkan bantuan kredit usaha di Bank DKI adalah pelaku UMKM, atau usahanya sudah terdaftar di minimal satu tahun di Bank DKI.
Selanjutmua, mantan Bupati Belitung Timur ini menyarankan Wati mendaftarkan usahaanya agar mendapat bantuan dari Bank DKI.
"Makanya, ibu bikin Bank DKI dong biar kita tahu arus kas ibu," kata Ahok yang mengenakan kemeja kotak-kotak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel