Kejaksaan Swiss menyatakan, Rabu (2/11/2016), pihak berwenang telah menangkap empat orang, termasuk satu imam masjid, atas dugaan menghasut kekerasan dan kejahatan.
Mereka ditahan setelah penggerebekan polisi pada sebuah masjid di utara kota Winterthur.
Menurut media lokal, masjid yang bernama An'Nur tersebut diduga memiliki kaitan dengan paham radikal keagamaan dan beberapa pemuda yang kerap datang ke masjid itu dilaporkan telah pergi untuk bergabung dengan kelompok militan ISIS di Suriah dan Irak.
Kejaksaan menyatakan pihaknya dan kepolisian menggeledah rumah tiga tersangka pada Rabu pagi dan proses pidana juga telah dimulai terhadap keempat orang tersebut.
Dalam pernyataan kejaksaan, disebutkan penggerebekan-penggerebekan tersebut menyusul laporan kepada polisi bahwa seorang imam Ethiopia menyerukan, dalam khutbahnya pada bulan lalu, untuk membunuh orang-orang Muslim yang menolak melaksanakan ibadah berjamaah di masjid.
Imam itu, juga dikatakan dalam pernyataan tersebut, telah mendorong pengikutnya untuk menjauhi setiap Muslim yang menghindari ibadah berjamaah.
Imam, dan tiga orang yang rumahnya digerebek, ditangkap dan dibawa untuk diinterogasi, menurut pernyataan kejaksaan, tanpa menyebutkan dugaan kesalahan yang dilakukan ketiga orang tersebut.
Dalam pernyataan kejaksaan, juga disebutkan ada empat orang lainnya yang ditemukan di masjid dan diduga melanggar hukum imigrasi Swiss.
Kejaksaan mengatakan pihaknya tidak akan mengeluarkan informasi lebih lanjut untuk saat ini, sementara pihak masjid tidak menanggapi permintaan untuk memberikan komentar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim Kembali Tahan Satu Tersangka Kasus PT DSI, Ini Sosoknya
-
Buntut 'Nyanyian' Sony Sonjaya, Kejagung akan Klarifikasi Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG
-
Punya Daya Tarik Rasa dan Visual, Mayoritas Vape di Indonesia Dikemas dengan Desain Ramah Remaja
-
Pelaku Buron, Komisi XIII DPR Desak Negara Hadir Lindungi Perempuan Korban Penyiksaan di Bandung
-
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri
-
Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor