Suara.com - Pihak kepolisian tetap mewaspadai terkait rencana aksi demonstrasi ormas berpotensi disusupi jaringan teroris. Demo akan berlangsung, Jumat (3/11/2016).
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setioyono mengatakan tim Datasemen Khusus 88 Anti Teror Polri terus melakukan pemantauan jaringan teroris memanfaatkan momentum demo bernuasa agama tersebut untuk melakukan serangkaian teror.
"Kita waspadai, sudah kita lakukan evaluasi, pimpinan Polri juga sudah melakukan perintah kepada densus 88 untuk memantau itu," kata Awi di Polda Metro Jaya, Kamis (3/11/2016)
Kata Awi, beredarnya foto-foto petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Suriah yang bertuliskan 'Tangkap Ahok dan Peti Mati Ahok' juga tak luput dari pemantauan polisi. Meski penyebar foto tersebut belum diketahui, pihak kepolisan tetap terus siaga mengantisipasi jaringan teroris menyusup dalam aksi demo besar-besaran yang digelar di Istana Negara.
"Kita juga sudah monitor itu, kita juga ada team cyber. Kembali lagi penghasutannya kan di sana, tentunya ya kita waspadai jangan sampai nanti ada di sini," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol