Suara.com - Dua orang warga Indonesia diduga diculik kelompok bersenjata saat sedang menangkap ikan di perairan Negeri Sabah, Malaysia, Sabtu (5/11/2016) sekitar pukul 11.00 waktu setempat.
Staf Konsulat RI di Tawau, Malaysia, Johan Mulyadi melalui pesan singkat kepada Antara di Nunukan, Minggu membenarkan kabar penculikan tehadap TKI di wilayah kerja Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu.
Ia menjelaskan, kedua TKI tersebut sedang menangkap ikan dengan menumpang dua perahu cepat di wilayah terumbu Pengarus Perairan Kertam sekitar 13-15 mil laut dari muara Kuala Kinabatangan Negeri Sabah, Malaysia.
Kedua TKI yang diculik tersebut bernama La Utu bin La Raali menggunakan kapal SSK 00520F dan La Hadi bin La Adi mengggunakan kapal SN 1154/4F. Mereka berdua berasal dari Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.
Berdasarkan laporan yang diterima, Johan Mulyadi mengatakan bahwa kedua korban saat sedang menangkap ikan didekati "speedboat" berwarna abu-abu dengan penumpang 4-5 orang yang membawa senjata laras panjang.
Kelompok orang bersenjata api itu menghampiri mereka dan merampok serta menculik keduanya.
"Sampai informasi dirilis, KRI Tawau belum mendapatkan laporan keberadaan kedua TKI tersebut," ujar dia.
Staf Imigrasi Konjen RI di Kota Kinabalu, yang berusaha dikonfirmasi belum memberikan tanggapan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi