Suara.com - Indonesia menyisakan dua wakilnya di babak keempat sektor tunggal putra World Junior Championships (WJC) 2016 di Bilbao, Spanyol. Ramadhani Muhammad Zulkifli jadi wakil Merah Putih pertama yang lolos, disusul kemudian oleh Chico Aura Dwi Wardoyo.
Pada babak ketiga yang berlangsung di Bilbao Arena, Rabu (9/11/2016), Zulkifli menang mudah atas wakil Swedia, Shaun Engkengren, dua game langsung 21-6, 21-11.
Kemenangan ini membawanya berjumpa dengan unggulan ke-12 asal Malaysia, Jun Hao Leong. Partai ini tak ubahnya ulangan dari final ASEAN School Games 2015 lalu, dimana Zulkifli berhasil memenangi laga itu.
"Saya pernah ketemu dan menang dengannya, dan ini akan menjadi modal untuk pertandingan saya. Untuk babak berikutnya saya harus lebih jaga kondisi dan jaga pikiran saya. Untuk permainan seperti apa yang akan saya terapkan, akan saya lihat bagaimana di lapangan nanti," ujar Zulkifli.
Di lain pihak, Chico lolos ke babak 64 Besar setelah menundukkan tunggal putra Rusia, Egor Kurdyukov, 21-17, 21-16. Selanjutnya, unggulan ke-14 ini ditantang wakil Cina, Liu Haichao. S
Sementara itu, satu wakil Indonesia lainnya di babak ketiga, Ade Resky Dwicahyo, harus terhenti kiprahnya. Dia gagal mengatasi perlawanan wakil Korea Selatan, Woo Seung Hoon, dengan skor 12-21, 13-21.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura