Suara.com - Hari Pahlawan diperingati hari ini, 10 November. Mengambil momentum itu, Ketua DPR Ade Komarudin mendukung wacana mantan Presiden Soeharto dan Abdurrachman Wahid (Gus Dur) menjadi pahlawan nasional karena mereka banyak berjasa untuk Indonesia.
"Kalau aspirasi pribadi saya, saya pengennya begitu (Soeharto menjadi pahlawan nasional), apa sih susahnya, Gus Dur juga, apa sih susahnya," kata Ade di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
Namun, dia menyerahkan sepenuhnya kepada dewan kepahlawan yang mempertimbangkan gelar pahlawan kepada tokoh Indonesia.
"Kita serahkan itu semua kepada dewan kepahlawanan yang telah dibentuk pemerintah. Mereka pasti mempunyai pertimbangan," kata politisi Partai Golongan Karya.
Ade menilai Soeharto dan Gus Dur telah berbhakti kepada Indonesia, baik selama menjabat sebagai Presiden atau tidak.
"Nggak susah, mereka juga sudah berbhakti kepada negara ini cukup banyak dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya. Mana ada pahlawan yang sempurna, tidak ada," demikian Ketua DPR. (Antara)
Berita Terkait
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Mohamad Sobary Tegas Bantah Gus Dur Pernah Puji Prabowo Orang Paling Ikhlas: Tak Ada Kitabnya!
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi
-
Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M
-
Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo
-
Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS
-
Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya
-
KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara