Suara.com - Calon Gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ingin kasus penistaan agama yang menjeratnya menjadi tersangka terus bergulir di persidangan. Dia ingin perjalanan sidang diperlakukan sepeti di kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan kopi Vietnam bersianida.
Kasus kopi maut Mirna berakhir dengan putusan penjara Jessica Wongso. Jessica sebagai pembunuh Mirna. Sidang itu ditayangkan secara langsung selama berjam-jam di TV.
"Saya makasih banyak untuk bapak dan ibu yang begitu semangat," ujar Ahok di markas pemenangannya, Rumah Lembang, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Junay (18/11/2016).
Dihadapan pendukung yang hadir di acara Kampanye Rakyat, Ahok menerangkan status tersangka yang baru diberikan dua hari lalu tak membatalkan pasangan petahana maju di Pilakda Jakarta 2017. Dia hanya berharap kepada pihak kepolisian bisa segera melimpahkan kasus ini ke pengadilan.
"Memang status tersangka saya nggak menghilangkan hak konstitusi saya sebagai calon. Tar kalau cepat masuk persidangan bagus (jadi terbuka). Sidang kopi sianida (Jessica Kumala Wongso) saja banyak yang nonton," kata Ahok dilanjutkan tertawa.
Selanjutnya, mantan Bupati Belitung Timur ini meminta kepada warga Jakarta untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara dan memilih nomor dua apabila masih menginginkan Ahok-Djarot memimpin Jakarta priode 2017-2022.
"Yang penting tanggal 15 Februari kita memenangkan ini. Lagi pula jabatan saya selesai sampai Oktober 2017," ucpa dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
Terkini
-
Buka Rakernas Hari Ini, PSI Bakal Umumkan Kader-kader Baru, Salah Satunya Bekas Elit NasDem?
-
MBG Tetap Dibagikan Selama Ramadan, BGN: Menu Kurma Hingga Telur Rebus
-
Curhat Chiki Fawzi Soal Ketidakpastian Petugas Haji: Saya Juga Bingung, Padahal Sudah Packing
-
Momen Amarah Jenderal ke Kapolres Sleman Pecah di DPR: Kalau Saya Kapolda, Saya Berhentikan Kamu!
-
Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung Ditawari Sewa Rusun Milik Pemprov DKI
-
Sering Lihat Ibu Jadi Sasaran KDRT, Siswa SMA di Karawang Habisi Ayah Sendiri Usai Mimpi Buruk
-
Kali Cakung Meluap, Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir
-
Aktivitas Semeru Kembali Meningkat, Dua Kali Erupsi di Kamis Pagi
-
Buntut Ucapan 'Tuyul-tuyul', Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin Kembali Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
-
Jakarta 'Tenggelam' Lagi, 20 RT dan 5 Jalan Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter