Suara.com - Aksi main hakim sendiri terjadi di sebuah distrik Badagry, barat daya Negara Bagian Lagos, Nigeria, baru-baru ini. Lantaran diduga telah mencuri, seorang bocah lelaki diamuk massa.
Tidak hanya itu, bocah itu secara tragis dan sadis juga dibakar hidup-hidup hingga tewas. Bocah yang belum diketahui identitasnya tersebut dituduh telah berulang kali merampok penduduk setempat.
Selain itu, korban juga diduga melakukan aksi yang sama terhadap tempat bisnis di wilayah sekitar, bahkan kabarnya sempat mengancam membunuh orang.
Lantaran geram, bocah yang tertangkap dan diikat kedua kakinya itu, lantas dipukuli sejumlah lelaki dewasa. Dia berulang kali memohon ampun, namun emosi warga tak terkendali.
Kekejian ini pun mendapat reaksi keras dari warga Nigeria. Melalui akun media sosial, mereka mengutuk keras tindakan tak bermoral itu, sembari ada pula yang memperkirakan usia bocah malang tersebut, antara tujuh hingga 15 tahun.
Bocah tersebut diduga tertangkap tangan setelah ketahuan mencuri makanan di sebuah supermarket, dimana dikatakan sebelumnya sudah beberapa kali tertangkap.
Belum ada tanggapan dari pihak kepolisian ataupun aparat berwenang Nigeria atas tragedi memilukan ini. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA