Suara.com - Pabrikan mobil terkemuka asal Italia, Ferrari, tak menutup kemungkinan langsung mendatangkan mobil bermesin hibrida (hybrid) ke Indonesia pada 2019, tahun di mana Ferrari hanya akan memproduksi model-model bermesin hibrida.
"Saya belum mendapatkan informasi. Tapi mungkin saja. Teknologi kan terus berkembang," kata Chief Executive Officer (CEO) Ferrari Jakarta Arie Christopher di sela-sela peluncuran GTC4Lusso T, Kamis (17/11/2016), di Jakarta.
Beberapa waktu lalu, CEO Ferrari Sergio Marchionne mengatakan mulai 2019, produsen mobil sport itu berencana hanya menciptakan dan menjual mobil bermesin hibrida.
Hal itu dilakukan untuk memenuhi regulasi emisi gas buang dan efisiensi konsumsi bahan bakar di pasar global yang makin ketat, juga demi meningkatkan penjualan.
Mesin hibrida sendiri menggabungkan antara mesin konvensional dengan motor listrik.
Sementara itu, menanggapi soal regulasi lingkungan yang semakin lama semakin diperketat, Arie mengatakan itulah sebabnya Ferrari beberapa tahun belakangan mulai menggunakan komponen turbo di mesinnya.
Aplikasi turbo, menurut Arie, membuat kapasitas mesin bisa diperkecil tanpa mengorbankan tenaga, namun emisi dapat diturunkan secara drastis.
"Regulasi (lingkungan) di Eropa jauh lebih ketat dari negara manapun. Otomatis, untuk memenuhi regulasi emisi setingkat Euro 6 itu, mereka pakai mesin turbo," ucap Arie.
Di Indonesia, saat ini Ferrari telah menerjunkan empat model bermesin turbo yang semuanya berspesifikasi delapan silinder (V8), yakni California T, 448 GTB, 488 Spider, serta GTC4Lusso T.
Berita Terkait
-
Tradisi Salam Tempel saat Lebaran: Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?
-
Ayah Mertua Ungkap 'Mode Mute' Sheila Dara, Belum Siap Hadapi Media setelah Vidi Meninggal
-
Prabowo Gelar Open House, Salami Warga yang Hadir di Istana Kepresidenan
-
Cara Bayar Cicilan BRI Melalui Aplikasi BRImo, ATM, dan Kantor Cabang
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok