Suara.com - Teman satu kuliah Basuki Tjahaja Purnama Ahok di Universitas Trisakti jurusan Geologi memberikan dukungan ke Ahok yang akan berkompetisi di Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.
Yahya beserta rekan-rekannya dari jurusan Geologi Trisakti angkatan 84 naik ke atas panggung dengan membawa kue tar dan di atasnya dihiasi lilin angka dua.
"Saya tidak tega. Mari kita menangkan Ahok satu putaran! Apapun yang terjadi, kami akan membela," kata Yahya di markas pemenangan Ahok-Djarot sambil meneteskan air mata, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016).
Selain menyampaikan dukungan ke Ahok, Yahya juga sempat bercerita saat pertama kali bertemu Ahok setelah dia terpilih menjadi wakil gubernur Jakarta tahun 2012.
"Ada satu pengalaman saat bertemu Ahok masih wakil gubernur. Kata-katanya cuma satu, 'kalian jangan minta tolong saya ya'," cerita Yahya.
Mendapat dukungan dari rekan-rekannya membuat Ahok senang, mantan Bupati Belitung Timur ini pun bercerita selalau kompak saat masa-masa kuliah.
"Kami di geologi kompak, berantem bareng-bareng. Kami ini orang lapangan. Jeans dan kemeja kotak-kotak itu, pakaian sehari-hari kami," katanya.
Ahok pun mengingat masa-masa kuliah, dia bersama rekan-rekannya pernah memiliki pengalaman buruk saat naik Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Sebab, makanan yang dibawa Ahok bersama teman-temannya basi ketika sudah berada di atas ketinggian.
"Aku pernah ke Pangrango. Sarapannya itu basi sampai di atas saya nggak bisa makan. Langsung masuk angin. Di bopong sama ini nih," ucap Ahok sambil menunjuk rekan-rekannya.
Baca Juga: Karena Ganteng, Jantung Hasnaeni Bergetar di Dekat Ahok
Selanjutnya, Ahok pun diminta rekan-rekannya yang menggunakan kemeja kotak-kotak untuk meniup lilin yang sudah menyala diatas kue tar sebagai bentuk dukungan.
Berita Terkait
-
Karena Ganteng, Jantung Hasnaeni Bergetar di Dekat Ahok
-
Memuji dan Berterima Kasih, Hasnaeni Moein Dukung Ahok-Djarot
-
Awal Mula Ari Wibowo dan Ira Wibowo Jadi Pendukung Ahok-Djarot
-
Jokowi: Saya Bela-belain Naik Kuda Agar Jakarta Dingin Lagi
-
Ahok: Jika Mau Jujur, Apartemen Kalibata City Program Pelanggaran
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan