Suara.com - Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas mengaku masih menunggu kajian komisi fatwa MUI terkait Salat Jumat berjamaah yang rencananya dilakukan di jalan raya pada saat aksi demonstrasi 2 Desember. Kata dia, saat ini MUI masih mengkaji soal hukum salat jumat yang rencananya dilakukan di sepanjang Jalan MH Thamrin-Sudirman oleh para peserta aksi.
"Maka yang dibicarakan adalah fatwa maka minta komisi fatwa untuk mengkajinya dan pertanyaan yang bersifat normatif dan bagaimana hukumnya salat Jumat di jalan. Apakah menang salat itu mukminin apakah musafir dan itu akan dijawab oleh Komisi fatwa," kata Yanahar saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2016).
Menurutnya telah membentuk tim khusus untuk mempelajari adanya rencana para pendemo untuk melaksanakan Salat Jumat berjamaah di jalan raya.
"Prosudernya MUI akan membentuk tim kecil untuk mengkajinya dan dilakukan pleno dan hasil pleno akan dikaji tentang dalilnya dengan pimpinan harian," kata dia.
Lebih lanjut, Yunahar mengatakan butuh waktu yang tidak cepat untuk menerbitkan fatwa terkait rencana Salat Jumat di jalan raya tersebut.
"Memang perlu waktu, tidak bisa cepat," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK
-
Bertemu Dubes Filipina, Yusril Jajaki Transfer Narapidana dan Bahas Status WNI Tanpa Dokumen