Suara.com - Kuwait berencana membeli 28 jet tempur Boeing F-18 Super Hornet, kata seorang pejabat militer Kuwait, Senin (28/11/2016).
Rencana itu terungkap 10 hari setelah Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengabarkan Kongres soal kemungkinan penjualan 40 pesawat tempur ke negara Teluk Arab tersebut.
Mayor Jenderal Lafi al-Azmi, kepala Otoritas Persenjataan dan Pengadaan militer Kuwait, mengatakan Kuwait juga berencana mengembalikan pesawat-pesawat F-18 inventaris yang sudah kuno sebagai bagian dari kesepakatan pembelian, menurut laporan Kantor Berita Kuwait yang dilansir Antara.
Al-Azmi menambahkan bahwa keterangan rinci menyangkut pembelian hanya akan diungkapkan setelah kesepakatan tersebut sudah resmi ditandatangani.
"Mengingat Kuwait berada di dekat lokasi-lokasi yang bergolak, kita tentunya memerlukan peralatan militer yang efektif," katanya seperti dikutip media. Pernyataannya itu tampaknya mengacu pada perang di Irak dan Suriah.
Kepemilikan pesawat tempur itu semakin penting bagi Kuwait di tengah peningkatan ketegangan antara Arab Saudi dan Iran, yang perjuangannya untuk mendominasi kawasan ikut memanaskan perang dan ketegangan politik di kawasan Timur Tengah. Kuwait, yang menjadi sekutu Arab Saudi, menjadi bagian dari koalisi pimpinan Saudi di Yaman.
Boeing, Northrop Grumman Corp, Raytheon Co dan General Electric co merupakan kontraktor utama dalam penjualan jet-jet tempur kepada Kuwait.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!