Suara.com - Juru bicara tim kampanye pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, Ruhut Sitompul, mendukung proses hukum terhadap 10 orang yang diciduk anggota Polda Metro Jaya, pagi tadi. Delapan orang ditangkap dengan tuduhan makar dan akan dijerat menggunakan Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman penjara minimal 20 tahun dan maksimal seumur hidup. Sedangkan dua lagi diduga melanggar UU ITE.
"Ya aku jujur saja, kalau memang ada dua alat bukti yang kuat mereka, ya mereka harus ditindak," kata Ruhut kepada Suara.com di kantor Kemenko Maritim, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016).
Penangkapan terhadap kesepuluh orang tersebut dilakukan menjelang aksi damai di lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Dari sepuluh orang itu, di antaranya Ahmad Dhani yang merupakan calon wakil bupati Bekasi yang diusung Partai Gerindra, PKS, dan Partai Demokrat, kemudian Rachmawati Soekarnoputri yang merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.
Menurut Ruhut tokoh politik yang ditangkap memang ada indikasi melakukan makar. Indikasinya dari pernyataan-pernyataan mereka selama ini.
"Karena, dari statement-statement, gesture dan gaya bahasanya dan gayanya mereka selama ini sangat sinis dengan pemerintahan Joko Widodo. Jadi saya terus terang saja," katanya.
Namun Ruhut tetap menghormati azas praduga tak bersalah.
"Nah kita kan nggak tahu, apakah ada bukti permulaan atau apa. Itu kita serahkan ke Pak Iwan, Pak Kapolda dan Mabes Polri. Kalau ada kemungkinan terjadi makar, itu harus ditindak dengan tegas," katanya.
Ruhut mengatakan Presiden Joko Widodo dipilih oleh rakyat secara langsung. Menurutnya tidak baik jika dihina-hina.
"Jokowi itu kan Presiden yang dipilih langsung oleh rakyat. Nggak eloklah seperti Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet menghina simbol negara. Bahkan, menyebut binatang. Jadi saya rasa harus ditindak. Ini pembelajaran buat mereka," kata Ruhut.
Berita Terkait
-
Pesta Pernikahan El Rumi Bakal Lebih Besar dan Meriah, Al Ghazali Sebut Ada 2 Ribu Tamu Undangan
-
Ahmad Dhani Akui Once Jadi Titik Balik Dewa 19 Dikenal di Malaysia
-
Siap Guncang Malaysia! Dewa 19 Boyong 3 Vokalis, Tyo Nugros, hingga Padi Reborn Sekaligus
-
Kasih Uang Saweran ke Anak Mulan Jameela, Sikap Maia Estianty Disorot
-
Ahmad Dhani Buka Restoran Baru Bintang Lima, Blak-blakan Soal Modal
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Gaji Tak Cukup, Kebutuhan Hidup Menumpuk: Guru Honorer Nekat Rangkap Jabatan Meski Dilarang Aturan
-
Memanas! Presiden Kuba Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei, Sebut AS-Israel Langgar Hukum Internasional
-
Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, Pemprov DKI Jamin Stok Pangan Jakarta Aman Jelang Lebaran
-
Golkar Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Sebagai Tragedi Kemanusiaan di Bulan Ramadan
-
Istana Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Wafatnya Wakil Presiden Ke-6 RI Try Sutrisno
-
Bandar Narkoba Setor Rp1,8 M ke AKP Malaungi Diburu! Polisi Beberkan Ciri Fisik Hamid alias Boy
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Kapolri: Stabilitas Keamanan Kunci Jaga Ekonomi di Tengah Konflik ASIsrael dan Iran!
-
Gubernur NTB Koordinasi dengan Dubes Timur Tengah Pastikan Keselamatan Warga
-
Profil Ayatollah Alireza Arafi, Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ali Khamenei