Suara.com - Wagiman, lelaki tua asal Pati, Jawa Tengah ini ingin sekali bertemu dengan Menteri Sosial Khofifah Indar Prawansa.
Wagiman yang merupakan penderita tuna netra dan hidup sebatang kara ini ingin dapat berbicara langsung dengan Khofifah.
Kisah Wagiman saat ini menjadi sorotan di media sosial, tepatnya saat diposting oleh akun Facebook Sari Dewi Wangsawijaya.
"Temen2....pak Wagiman ini posisi nya ada di Pati....beliau buta 100% dan hidup sebatangkara...pak Wagiman pernah bilang kalau beliau pengeeeennnnnnnnnn sekali ketemu sama bu Kemensos (bu Khofifah). Misal ga bisa ketemu langsung telfon pun gak apa2.....sekedar pengen ngobrol...karena selama ini denger soal bu Khofifah hanya lewat radio kecil nya...Ada gak temen2 yang somehow punya kenalan yang bisa ngewujudin keinginan si mbah ?? Kalo ada nanti saya teruskan ke relawannya yang bisa sambungkan ke pak Wagiman...." tulis Sari.
Postingan Sari langsung diserbu komentar oleh para netizen. Banyak pula netizen yang men-share postingan Sari, agar pesan tersebut sampai kepada Khofifah.
"ijin ss ya bu .. mau tak infokan temen2 yg kebetulan ada temen pemerintahan ..semoga lekas terkabul pak keinginannya," tulis akun Ketika Cinta Bertasbih.
"Terimakasih,sejak awal si Mbah emg pingin sekali ketemu ibu khofifah.bahkan saat ibu Khofifah ke Pati si Mbah berharap ibu Khofifah mengunjungi orang-orang seperri beliau," tulis Mamik Ferianti.
"Hayuukk yg ada twitter kita mention rame2 ke bu khofifah," kata Titien Setianingsih.
Dan hingga kini, postingan Sari soal Pak Wagiman sudah dishare sebanyak 129 kali.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun