Suara.com - Tersangka kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan didampingi 50 orang pengacara saat menjalani persidangan. Ahok mulai menjalani sidang perdana pada Selasa (13/12/2016).
Soal banyaknya jumlah tim hukum, Ahok menyerahkan ke adik perempuannya yang berprofesi sebagi pengacara, Vivi Evitha.
"Nggak tahu, adik perempuan saya yang lagi urus," kata Ahok di markas pemenangan Rumah Lembang, Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/12/2016).
Sebanyak 50 pengacara yang akan mendampingi Ahok pertama kali diungkapkan oleh ketua tim kuasa hukumnya, Sirra Prayuna.
Sirra menjelaskan, tim kuasa hukum yang totalnya sekitar 50 akan dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama terdiri dari 10 pengacara untuk membela Ahok di persidangan. Sedangkan tim kedua, sebanyak 40 orang akan bertugas menyusun alat bukti, validasi informasi dan keterangan.
Ahok tak mau menjawab pertanyaan wartawan saat ditanya seberapa yakin lolos di pengadilan. Dia hanya meminta jurnalis bertanya ke tim hukum.
Ahok berharap persidangan dapat dilakukan secara terbuka, dia juga ingin persidangannya nanti, disiarkan seluruh stasiun televisi seperti haknya persidangan kopi maut sianida yang melibatkan Jessica Kumala Wongso atas kematian Wayan Mirna Salihin.
"Saya nggak tahu tanya sama pengacara. Saya yakin hakim, semua jaksa, semua profesional, dan ini nanti juga disaksikan semua," ujar Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK