Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Mereka akan diperiksa terkait kasus dugaan suap yang dilakukan Country Director PT. EK Prima Ekspor Indonesia Rajesh Rajamohanan Nair.
"Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RRN terkait kasus pajak," kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (8/12/2016).
Keempat pegawai yaitu Kepala Bidang Keberatan dan Banding Ditjen Pajak Hilman Flobianto, Kepala Seksi Evaluasi Keberatan dan Banding Ditjen Pajak Sirmu, Penelaah Keberatan Ditjen Pajak Eka Widy Hastuti, dan Eli Mantofani.
KPK telah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini yaitu Rajesh dan Kasubdit Bukti Permulaan Pajak Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak Kemenkeu Handang Soekarno.
Handang ditangkap dalam operasi tangkap tangan pada Senin (21/11/2016) dengan barang bukti uang 148 ribu dollar AS atau senilai Rp1,9 miliar. Uang itu diduga dari Rajesh untuk tujuan mengurus permasalahan pajak. Uang tersebut diduga baru pemberian tahap pertama dari janji sebesar Rp6 miliar.
KPK menyebut PT. EKP mempunyai masalah pada surat tagihan pajak sejak tahun 2014-2015. Besaran STP PT. EKP adalah Rp78 miliar. Ada dua komponen kewajiban pajak yang harus dibayarkan yaitu pajak penghasilan negara dan komponen bunga dari keterlambatan pembayaran pajak.
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah