Suara.com - Petugas Polsek Sunggal, Medan menangkap seorang lelaki berusia 34 tahun yang tega menyiksa ayah kandungnya sendiri bernama Gembira Bangun. Pelaku dibekuk di rumah jalan Dusun II Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
"Pelaku tersebut tidak hanya menganiaya orang tua kandungnya itu, tetapi juga diancam akan dibunuh dengan menggunakan parang," kata Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Nur Istiono, Jumat (9/12/2016).
Menurut Nur, motif penganiyaan cuma gara-gara ketidaksenangan pelaku terhadap ayahnya yang mengontrakkan sebidang tanah untuk didirikan kafe.
"Tersangka yang dalam keadaan beringas menganiaya ayahnya dengan cara melibas tubuhnya mengunakan kabel, sembari memegang parang mengancam akan membelah kepala korban," ujarnya.
Saat dianiaya, korban menangis dan berteriak minta tolong. Warga setempat yang mendengar kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Sungal.
Petugas langsung menindaklanjuti laporan dan turun ke tempat kejadian perkara (TKP) mengamankan pelaku, serta memboyong ke Mapolsek Sunggal.
"Tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Pasal 335 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara," kata Nur. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora
-
Prabowo Dikritik Tak Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Pengamat: Blunder Besar Kebijakan Luar Negeri
-
Jakarta Tetap Terbuka bagi Pendatang, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Operasi Yustisi